Video Seks Kim Kardashian Dibanderol Rp 255,3 Miliar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kim Kardashian. REUTERS/Mike Cassese

    Kim Kardashian. REUTERS/Mike Cassese

    TEMPO Interaktif, Los Angeles - Seseorang dikabarkan ingin membeli hak cipta atas video seks bintang reality show Kim Kardashian dari Vivid Entertainment. Orang misterius itu kabarnya siap membayar rekaman yang dibanderol dengan harga awal US$ 30 juta (Rp 255,3 miliar).

    Orang misterius tersebut telah menyewa seorang pengacara dari Tennessee untuk membeli hak cipta rekaman itu. Sang pengacara pun sudah mengirimkan surat kepada bos Vivid Entertainment Steve Hirsch yang memiliki rekaman seks Kardashian.

    "Pihak yang kami wakili tidak mau mendistribusikan atau menayangkan rekaman itu dan berharap rekaman itu bisa dihentikan peredarannya," ujar pengacara Adam Dread dalam surat yang dikirim ke Hirsch dan didapatkan TMZ.

    Menanggapi hal tersebut, Hirsch mengatakan kepada TMZ, Rabu, 31 Agustus 2011, "Saya tidak tahu siapa orang di belakang penawaran ini." Vivid mendapat hak cipta atas rekaman tersebut dengan harga jutaan dollar pada 2007. Menurut Hirsch, saat ini harga awal negosiasi untuk hak cipta rekaman itu adalah US$ 30 juta.

    "Jika orang itu Kim, saya sangat menghormatinya," kata Hirsch. "Dia punya nomor telepon saya dan bisa menelepon saya kapan pun."

    Pada Februari 2007, Kardashian merekam adengan hubungan intim dengan pacarnya saat itu, Ray J. Rekaman video tersebut bocor di Internet dan menjadi pergunjingan di dunia maya. Meski Kardashian berupaya keras agar rekaman berdurasi 39 menit tersebut tidak bocor, video itu telah disaksikan jutaan kali.

    Kardashian sendiri baru saja menikah dengan Kriss Humphries dua pekan lalu.

    LOSANGELESTIMES| KODRAT


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.