Dea Tunggaesti, dari Sinetron ke Pengacara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dea  Tunggaesti. Foto: facebook.com

    Dea Tunggaesti. Foto: facebook.com

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Jalan hidup memang ditentukan oleh manusia sendiri. Dea Tunggaesti yang dulu bermain sejumlah sinetron, kini jadi pengacara andalan di kantor OC Kaligis & Associates. "Bukan panggilan saya di dunia hiburan," ujar perempuan yang pada 16 September genap berusia 29 tahun ini.

    Nama Dea jadi buah bibir semenjak menjadi kuasa hukum Muhammad Nazaruddin. Wajah Dea nan ayu, bahkan mirip Velove Vexia, putri OC Kaligis, yang kini menjajal di dunia sinetron.

    Sinetron dan model adalah dua hal yang sempat digeluti Dea menjelang semester akhir saat menempuh program S-1 bidang hukum. "Dulu kan waktunya agak sela, saya coba beberapa sinetron dan kuliah," ujar istri dari Nevio Parodi ini.

    Setidaknya Dea sempat bermain di sinetron Malam Pertama, Kisah Adinda, dan Bukan Cinderella. Tapi kata Dea, magnet dunia hukum menariknya lebih kuat. Mengabaikan akting dan model, Dea kemudian melanjutkan master hukum di Universitas Gadjah Mada dan setelah itu dia bergabung ke OC Kaligis dan Associates.

    Ternyata, kata Dea, di tempat Kaligis ada beasiswa bagi pegawai. Maka Ia pun mengambil kesempatan untuk meraih doktor di Universitas Padjadjaran. "Belum selesai doktornya," jelas dia.

    Sekolah, bekerja, dan menjadi ibu rumah tangga tak pelak mengundang protes dari kedua putrinya. "Terutama yang besar, kalau telfon suka tanya bunda di mana," papar Dea. Tapi, kata Dea, sesibuk apa pun, keluarga tetap menjadi prioritas. Meskipun harus mengorbankan waktu istirahatnya. Setiap hari, Dea tidur sekitar 5-6 jam saja.

    DIANING SARI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.