J.Lo Buka Suara Soal Perceraiannya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo/Peter Kramer

    AP Photo/Peter Kramer

    TEMPO Interaktif, Pernikahan selama 7 tahun itu berakhir. Biduan ternama, Jennifer Lopez, dikabarkan memilih berpisah dari suaminya, Marc Anthony. Kabar perceraian mereka pun santer sejak bulan lalu.

    Setelah hiruk-pikuk berita perceraiannya, J.Lo--panggilan Jennifer--akhirnya buka suara di majalah Vanity Fair edisi September 2011. "Aku sudah berusaha keras mempertahankannya, kami berdua. Tapi tidak berjalan baik dan itu menyedihkan," kata J.Lo.

    Banyak laporan mengatakan Marc, yang juga musisi, merupakan suami yang pencemburu dan suka mengendalikan, sampai-sampai ia yang menentukan pakaian apa yang pantas dikenakan istrinya. J.Lo tidak membenarkan soal itu, tapi jelas dia tidak happy lagi dengan pernikahannya.

    "Kadang kita tidak sadar kalau kita telah berkompromi terhadap diri sendiri. Untuk memahami kalau orang itu tidak baik untukmu," ujarnya. "Jika aku bertahan, maka aku tidak melakukan yang benar untukku. Aku cukup mencintai diriku sendiri untuk meninggalkan itu semua dari sekarang."

    J.Lo dan Marc Anthony menikah pada Juni 2004. Pernikahan keduanya berlangsung saat Anthony baru saja bercerai dengan mantan Miss Universe, Dayanara Torres, sementara J.Lo baru saja putus dari tunangannya, Ben Affleck. Dari pernikahan ini, mereka dikaruniai dua anak kembar, Max dan Emme, yang berusia 3 tahun.

    Meski pernikahannya gagal, bintang 42 tahun ini tak akan melupakan masa-masa indah bersama Marc, termasuk kenyataan bahwa anak kembar mereka Emme dan Max, adalah hasil kebersamaan itu. "Aku akan selalu menghargai Marc sebagai seorang penyanyi dan pendamping," ujarnya. "Ia akan selau ada dalam kehidupan kami. Ia akan selalu mendapat tempat spesial di hatiku, sebagai ayah dari anak-anakku," kata dia.

    DEWI RETNO



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.