Melissa Karim Korban Bully

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO Interaktif, Jakarta- Pengalaman menjadi korban bully semasa kecil menjadi inspirasi presenter Melissa Karim, 33 tahun, menulis naskah film Langit Biru. Waktu kecil, tubuh Melissa terhitung mungil. Lantaran hal itu dia sering menjadi sasaran kejailan kakak kelasnya. “Untungnya, biar berbadan kecil, aku galak, jadi sering aku lawan,” katanya.

    Bullying ini tidak hanya terjadi di sekolah, tapi juga di jalanan. “Mulai dari disebut amoy, sampai pernah ada orang mau melecehkan,” Melissa menambahkan. Lantaran sering dijaili, dia pernah berniat belajar taekwondo untuk membela diri. Namun orang tuanya tidak mengizinkan.

    Melissa melihat praktek bullying di sekolah ibarat lingkaran setan. Siswa junior yang dikerjai seniornya, setelah menjadi senior balas mengerjai juniornya. “Kita harus memutus lingkaran setan ini,” ujarnya. Nah, film Langit Biru diharap bisa membantu menghentikan praktek bullying.

    Tempo


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.