Joe Arroyo, Bintang Salsa Amerika Latin, Meninggal Dunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Joe Arroyo.(ghettobassquake.com)

    Joe Arroyo.(ghettobassquake.com)

    TEMPO Interaktif, Seorang bintang tari salsa Amerika Latin asal Kolombia, Joe Arroyo, meninggal dunia di rumah sakit daerah Barraquilla dalam usia 55 tahun, Selasa, 27 Juli 2011. Menurut manajernya, Luis Ojeda, Arroyo tewas setelah menderita hipertensi, serangan jantung, paru-paru, dan masalah ginjal.

    Selain sebagai penari salsa, Arroyo juga dikenal sebagai komposer dan penyanyi Latin kesohor. Ia telah menciptakan 200 lagu, termasuk lagu khusus diciptakan untuk Cella Cruz dan Shakira. Melalui lagu hitnya berjudul "La Rebelion", namanya moncer di seantero negeri di Amerika Latin. Dia mulai bernyanyi di sejumlah rumah bordil di Kota Caratagena, Karibia, di usia 8 tahun.

    "Orang besar di bidang musik telah tiada. Kolombia sangat kehilangan," tulis Presiden Juan Manuel Santos menangapi kematian Arroyo dalam jejaring sosial Twitter.

    Hidup pria bernama asli Alvaro Jose Arroyo Gonzales itu memang penuh warna. Selama hidupnya, tak jarang dia terantuk masalah narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya. Kariernya sebagai penyanyi mulai merayap naik pada 1970 ketika bergabung bersama grup band Fruko y Sus Tesos, sebelum mendirikan grup band sendiri bernama La Verdad. Arroyo pernah menyabet penghargaan Latin Grammy atas berbagai prestasinya.

    Penyanyi campuran Afrika-Kolombia ini "Sangat santun. Dia menghibur setiap orang dengan suaranya," ujar pimpinan Fruko y Sus Tesos, Julio Estrada, kepada Associated Press. "Dia tak butuh alat musik, cukup dengan suaranya," ujarnya lagi.

    Bogota Philharmonic Orchestra menyebut Arroyo sebagai "seorang artis musik tropis yang sangat penting" di Kolombia. Latin Recording Academy memuji Arroyo karena memiliki banyak gaya dalam bermusik, termasuk gaya salsa, merengue, dan reggae.

    BBC | CBC | CA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.