Cekik Pekerja Infotainment, Raul Lemos Dilaporkan ke Polisi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raul dan Krisdayanti. Tempo/Bernada Rurit

    Raul dan Krisdayanti. Tempo/Bernada Rurit

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Raul Lemos terpaksa berurusan dengan polisi. Suami penyanyi Krisdayanti itu dilaporkan pengelola Stasiun Global TV ke Kepolisian Bandara Soekarno-Hatta, Senin, 25 Juli 2011, dengan tuduhan melakukan kekerasan terhadap dua pekerja infotainment Global TV saat mereka berniat meliput Krisdayanti yang baru mendarat di Jakarta. Raul disebut mencekik Zay Makmun, reporter televisi itu.

    "Kami sudah melaporkannya semalam. Sekarang sedang dalam pemberkasan," kata Pemimpin Redaksi Global TV, Arya M. Sinulingga, saat dihubungi Tempo, Selasa, 26 Juli 2011.

    Menurut Sinulingga, Global TV melaporkan Raul ke kepolisian dengan tuduhan melakukan tindak kekerasan dan perbuatan tidak menyenangkan. Rencananya, Global juga akan mengadukan pengusaha asal Timor Leste itu ke Dewan Pers. "Rencananya kami akan melaporkan ke Dewan Pers hari ini, tapi kita tunda karena masih ada pemeriksaan," kata dia.

    Dugaan kekerasan yang dilakukan Raul terjadi ketika reporter dan kameramen Global TV, Zaky Makmun serta Adit, kemarin bermaksud mewawancarai Krisdayanti, namun ditolak.

    Merasa tidak terima disorot kamera, kata Sinulingga, Raul lalu menabrak Adit. Setelah itu, giliran Zaky yang kemudian dicekik Raul. "Ada usaha pemukulan dari Raul," kata Arya Sinulingga." Padahal, kita sudah sopan minta wawancara Krisdayanti. Pengambilan gambarnya juga berjarak."

    Arya Sinulingga mengaku sudah mencoba menghubungi Krisdayanti untuk meminta penjelasan. Namun, hingga saat ini, mantan istri Anang Hermansyah tersebut belum bisa dihubungi. "Kalau Raul tidak bisa dihubungi," ungkapnya.

    Hingga berita ini diturunkan, Tempo belum menerima penjelasan dari Krisdayanti soal tuduhan tersebut. Manajer Krisdayanti, Selby Anwar, mendadak memutuskan telepon saat dimintai konfirmasi. Tiga kali dihubungi, telepon terakhir tidak diangkat. Pesan singkat juga belum dibalas.

    MUSTHOLIH
     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.