Bintang 'Sister Wives' Gugat Larangan Poligami  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Salt Lake CIty - Keluarga poligami yang tampil di acara televisi kabel Sister Wives menggugat undang-undang poligami Utah yang melarang gaya hidup mereka.

    Jaksa Jonathan Turley mengajukan gugatan di Pengadilan Salt Lake City pada hari Rabu, 13 Juli 2011, atas nama Kody Brown dan 4 istrinya--Meri, Janelle, Christine, dan Robyn. Kody Brown hanya menikah secara hukum dengan Meri Brown.

    Gugatan itu meminta hakim federal menyatakan undang-undang poligami Utah inkonstitusional. Menurut hukum itu, ilegal bagi orang-orang yang tidak menikah untuk hidup bersama, atau "mengaku" menikah. Seseorang juga bersalah melakukan bigami jika mereka memegang lisensi beberapa perkawinan yang sah.

    Kejahatan itu dihukum hingga 5 tahun penjara negara. Baik pria maupun wanita dapat dituntut berdasarkan hukum itu, yang juga berlaku untuk pasangan belum menikah atau pasangan monogami yang hidup bersama.

    Seperti kebanyakan pelaku poligami di Utah, Brown menikah dengan 3 perempuan lain dalam upacara keagamaan dan pasangan itu menganggap diri mereka "menikah secara rohani".

    Sebelumnya, di Lehi, Brown menjadi anggota Apostolic United Bretheran, sebuah gereja fundamentalis yang mempraktekkan poligami sebagai bagian dari iman.

    Brown dan 16 anak mereka pindah ke Nevada pada Januari setelah Pemerintah Utah menyelidiki bigami. Tidak ada tuntutan yang diajukan. Namun, Selasa, 12 Juli 2011, Jaksa Utah Jeff Buhman mengatakan penyelidikan sedang berlangsung.

    Menurut Turley, seorang profesor hukum di George Washington University di Washington DC, gugatan tersebut tidak bertujuan menantang aturan Utah untuk menolak mengakui pernikahan jamak. Keluarga Brown juga tidak ingin mendapatkan izin pernikahan poligami.

    "Apa yang mereka minta adalah hak untuk mengatur hidup mereka sendiri, keluarga mereka sendiri, sesuai dengan iman mereka dan kepercayaan mereka," katanya dalam sebuah konferensi pers di luar gedung Pengadilan Federal.

    Turley mengatakan fokus gugatan ini benar-benar privasi--bukan poligami--dan mengikuti prinsip-prinsip tuntutan hukum seperti dalam kasus Lawrence v. Texas, di mana hubungan antara orang dewasa secara sukarela dilindungi secara konstitusional.

    Gugatan hukum itu menganggap hukum Utah melanggar serangkaian hak konstitusional, termasuk kebebasan beragama, kebebasan berbicara, dan perlindungan yang sama.

    AP | EZ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.