Kamis, 22 November 2018

Kojek Tuntaskan Album Hiphop Betawi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kojek Rapper Betawi.(TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo)

    Kojek Rapper Betawi.(TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo)

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Dalam rangka ulang tahun Kota Jakarta ke-484, Muhammad Amrullah alias Kojek menyiapkan kado khusus. Ia baru saja merampungkan album perdana berirama hip-hop dalam bahasa Betawi. Album berisi 10 lagu itu salah satunya berjudul Lo Kate Jakarte. Dalam lagu ini, Kojek berpesan kalau mau berhasil hidup di Jakarta, ya, jangan malas.

    Elo kate Jakarte hidup cuma nyante-nyante. Kalo males elo yang berabe. Elo kate Jakarte hidup cuma nyante-nyante, ngejar-ngejar mimpi susah nyampe

    Dalam lagu lain, Kojek mengkritik sebagian sikap warga Jakarta yang suka mengeluh dan protes melulu, misalnya dalam soal banjir dan macet.

    Elo jangan tinggal di Jakarta bisanya protes melulu. Nggak mau macet, tapi pake mobil pribadi. Nggak mau banjir, tapi tanah resapan ditutup bangunan, buang sampah sembarangan. Gimane mau selesai tuh urusan.

    Kojek yang lahir 24 tahun lalu ini sejak kecil menyukai musik Barat, termasuk hip-hop. Kegemarannya pada hip-hop ini terbawa sampai dia kuliah di jurusan Public Relations di Universitas Persada Indonesia YAI. Dia masuk universitas ini pada 2004 dan pada 2009 menyusun skripsi sarjana sebagai syarat kelulusan dengan tema yang tidak jauh dari dunia hip-hop. Dia mengambil tema strategi promosi Soul ID, salah satu grup hip-hop Indonesia.

    “Di dalam sidang aye malah disuruh nyanyi sampe dua lagu oleh penguji. Di mana-mana sidang skripsi biasanya tegang, kalau aye malah banyak banyolan dan ketawa-tawa. Hahaha...,” kata Kojek saat ditemui Tempo usai syuting acara Dahsyat di RCTI, pekan lalu.

    Permintaan menyanyi di sidang skripsi bukan tanpa alasan. Penguji dan teman-teman kampusnya saat itu telah mengetahui Kojek adalah penyanyi rap. Maklum, sejak 2007 Kojek memang sudah sering nge-rap dan mengikuti berbagai ajang lomba rap. Pada tahun itu dia pertama kali ikut event "Hip-hop Asongan" yang digelar Igor Saykoji. Berikutnya dia mulai ikut ajang rap battle yang digelar Djarum Black di Kemayoran. “Itu pertama kalinya aye ikut rap battle, eh, tahunya jadi juara 1,” kata Kojek dengan dialek khas Betawi. Dari situ, Kojek sering mengikuti rap battle-rap battle dan berulang kali memenangi juara 1.

    Lulus kuliah, Kojek sempat bekerja di beberapa bank. Namun, jiwa musiknya tak hilang meskipun dia sudah kerja kantoran dengan berjas dan berdasi rapi. Terakhir, dia bekerja di Bank Mandiri sebagai staf di salah satu bagian. Baru seminggu bekerja di bank pelat merah itu, tawaran manggung datang dari Lampung. Lamanya seminggu. “Masak aye baru kerja seminggu izin seminggu, mendingan aye keluar aje,” ujar Kojek yang namanya diambil dari kebiasaan masa kecil yang suka makan permen kojek.

    Awalnya musik hip-hop Kojek masih belum secara spesifik diwarnai gaya Betawi. Tapi dia teringat pesan bapaknya tentang pentingnya Kojek berakar pada budaya sendiri. “Lu boleh cinta musik Barat, tapi harus ingat budaya sendiri. Jadinya, aye campurin aje. Meskipun kita ambil musik Barat, tapi kita paduin sama musik Tanjung Barat,” ujar Kojek yang masih lajang berseloroh. Dia mulai menggabungkan hip-hop dengan unsur Betawi pada sejak 2009. “Mungkin karena faktor aye anak Betawi yang suka ceng-cengan (becanda), di rap battle aye juga pake pantun. Nah, di situ jurinye seneng dan support dari penonton banyak. Semenjak itu aye diidentikin sebagai rapper Betawi,” ujar Kojek mengenang.

    Kojek mengakui konsep musik yang disuguhkannya berbeda dari hip-hop atau rap kebanyakan di Indonesia. Dia mengemas hip-hop dengan unsur Betawi yang sangat kental, bahkan memasukkan unsur berbalas pantun yang jadi ciri khas Betawi. Dari sisi kostum, Kojek bergaya ala Bang Jampang, salah satu legenda jawara Betawi. Kostum ini dicirikan dengan sabuk haji bewarna hijau, celana Boim, peci, serta sarung yang digantung di leher. Setiap manggung, Kojek selalu berduet dengan Januar Ahmadin alias Okeng yang bertindak sebagai shouter.

    Amirullah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian PANRB: Standar Kelulusan Ujian CPNS 2018 Diturunkan

    Standar Kelulusan Ujian CPNS 2018 tahap Seleksi Kemampuan Dasar akan diturunkan oleh Kementerian PANRB akibat jumlah peserta yang lulus seleksi kecil.