Indonesia di Mata Richard Gere  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Richard Gere (kanan) di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. TEMPO/Suryo Wibowo

    Richard Gere (kanan) di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO Interaktif, Magelang - Setiba di Yogyakarta, Ahad, 26 Juni 2011, bintang film Hollywod, Richard Gere, langsung meluncur ke Magelang, Jawa Tengah. Selama di Borobudur, Richard Gere akan bermeditasi pada Senin, 27 Juni 2011 subuh sekitar pukul 04.00. Setelah itu, ia akan melakukan peace walk sambil membaca doa Parita bersama para bhiksu yang mengiringinya.

    Kepada sejumlah wartawan, ia mengemukakan alasannya mengunjungi Candi Borobudur. Kata dia, perjalanan ritualnya ke Candi Borobudur adalah untuk mengetahui lebih mendalam sejarah gurunya. "Perjalanan ke Borobudur ini penting bagi saya untuk lebih tahu apa saja yang ada kaitannya dengan guru saya, penting bagi studi saya pribadi," kata Richard Gere begitu tiba di Kompleks Candi Borobudur, Magelang Jawa Tengah, Ahad, 26 Juni 2011.

    Gere melontarkan candaannya ketika ditanya apakah tertarik memegang stupa candi seperti yang biasa dilakukan wisatawan jika berkunjung ke Borobudur. "Saya justru besok akan meditasi di atas stupa," kata Gere.

    Richard Gere adalah pengikut aktif Dalai Lama, guru besar Buddha asal Tibet. Menurut Gere, Indonesia adalah negara mengagumkan yang menyimpan banyak sejarah, khususnya yang berkaitan dengan sejarah perkembangan agama Buddha. "Indonesia adalah negara mengangumkan untuk belajar sejarah," kata Gere.

    Gere mengaku pernah mengunjungi Indonesia 25 tahun silam, namun tidak singgah ke Jakarta. "Waktu itu saya ke Bali, ke Jakarta baru sekarang," kata Gere.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.