Denda 'Teroris' untuk Penonton yang Ponselnya Berdering Saat Konser  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Arnold Simanjuntak

    TEMPO/Arnold Simanjuntak

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Komposer the Queen telah meminta hukuman dikenakan kepada anggota masyarakat yang ponselnya berdering selama konser dan pertunjukan lainnya.

    Sir Peter Maxwell Davies, Master dari Queen's Music, mengatakan ia berencana untuk menulis surat ke perusahaan telepon untuk memperkenalkan hukuman denda "teroris artistik".

    Ia berbicara setelah pertunjukan di Festival St. Magnus di Orkney yang 'terganggu' oleh dering ponsel.

    Setidaknya tiga ponsel berdering pada malam Jumat selama pertunjukan oleh London Sinfonietta di St. Magnus Katedral di Kirkwall itu berlangsung. Insiden itu mendorong penonton untuk berteriak kepada para pelanggar.

    Pada hari Sabtu, sebelum resital oleh pianis Alessandro Taverna di Stromness Town Hall, nada dering terdengar dan direktur festival meminta agar ponsel dimatikan.

    Meskipun sudah ada permintaan, telepon seorang wanita berdering di tengah-tengah sonata Beethoven dan saat itu ia duduk dekat dengan Sir Peter, pendiri festival tersebut.

    Dia mengatakan orang-orang yang mengganggu pertunjukan dengan membiarkan ponsel mereka berdering harus menghadapi denda dan uang itu harus masuk ke 'dana musisi'.

    Sir Peter, 76 tahun, menambahkan, "Saya merasa ini harus diakhiri. Ini adalah masalah yang tampaknya mewabah hampir di setiap pertunjukan di mana-mana. Itu mengganggu dan tidak sopan kepada pemain dan penonton."

    TELEGRAPH | EZ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Harga Mobil Toyota Tanpa PPnBM, dari Avanza hingga Vios

    Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Terdapat sejumlah model mobil Toyoto yang mendapat diskon pajak.