Komedi Pahit Teater Ciliwung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Teater Ciliwung dalam pementasan

    Teater Ciliwung dalam pementasan "Selamat Jalan Anak Kufur", di Teater Salihara.(SALIHARA/ Witjak)

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Ruang Teater Salihara dipadati penonton yang menyaksikan pertunjukan "Selamat Jalan Anak Kufur" oleh Teater Ciliwung pada Jumat, 10 Juni 2011. Pentas teater realis di Komunitas Salihara, Pasar Minggu, Jakarta, itu juga dipentaskan hari ini, Sabtu, 11 Juni 2011, pukul 20.30 WIB.

    Drama dari naskah karya Utuy Tatang Sontani ini mengangkat sepotong kisah dari sebuah kawasan pelacuran di pantai utara Jawa (Pantura). Kisah berpusat pada Titi (diperankan Sri Suyanti), pelacur cantik yang berusaha mempertahankan harga dirinya sebagai perempuan; Ibu Warung (Lefi Wilmala), bekas pelacur yang menganggap semua lelaki hanya ingin memperbudak perempuan; dan Rais (Ade Bilal Perdana), tukang becak yang menaruh hati pada Titi.

    Sutradara Irwan Soesilo menggambarkan dengan baik hiruk-pikuk dunia pelacuran dengan percakapan dan lelucon yang vulgar, para lelaki hidung belang bermasalah--dari yang patah hati hingga lelaki kemayu yang ingin "sembuh"--, dan benturan sosial dan ekonomi yang dihadapi para pelacur. Irwan telah meraih sejumlah penghargaan, seperti Sutradara Terbaik Jakarta Selatan pada 2009 dan membawa Teater Ciliwung meraih Grup Favorit dalam Festival Teater Jakarta.

    KURNIAWAN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.