Payung Merah Raih Penghargaan Film Pendek di Singapura

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Poster Film Payung Merah. Menjadi film menarik pilihan Oliver Stone.

    Poster Film Payung Merah. Menjadi film menarik pilihan Oliver Stone.

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Film pendek Payung Merah karya dua sutradara Indonesia Andri Cung dan Edward Gunawan menjadi pemenang Asian Short Film Awards, sebuah kompetisi film pendek yang diselenggarakan oleh ScreenSingapore di Singapura pada Minggu,  5 Juni 2011. Film yang dibintangi Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto itu berhasil mengungguli lebih dari 100 film pendek lainnya yang berasal dari 15 negara.

    Payung Merah dipilih sebagai pemenang oleh panel juri yang dipimpin pemenang tiga kali Academy Award, Oliver Stone, bersama anggota juri sutradara veteran asal Singapura, Eric Khoo, dan dua media profesional internasional, Devesh Chetty dan Maggie Lee. Sutradara Edward dan Andri, beserta pemain Atiqah dan Rio, hadir di acara Opening Gala ScreenSingapore untuk menerima penghargaan berikut hadiah uang tunai sebesar SGD $20,000 (Rp 138 juta).

    "Kami tidak menyangka filmnya akan menjadi nominasi, apalagi menang dan dipilih oleh Oliver Stone! Campur aduk rasanya.Shock, happy, dan sangat bersyukur," jawab Andri sesaat setelah menerima penghargaan di Singapura bersama Edward.

    Sebelumnya pada Mei, Payung Merahberhasil menjadi salah satu finalis 20 besar oleh panitia ScreenSingapore. Finalis lainnya berasal dari Singapura, Jepang, Filipina, Malaysia, Thailand, Cina, Taiwan, Hong Kong, Selandia Baru, serta satu karya lain dari Indonesia.

    Penghargaan ini menambah prestasi film Payung Merah yang hingga kini banyak diminta untuk ditayangkan di festival-festival film internasional terkemuka. Prestasi internasionalnya bermula pada pemutaran perdana di Hong Kong International Film Festival ke-35, dilanjutkan dengan penayangan film di Phoenix International Film Festival, International Horror and Sci-Fi Film Festival, Phoenix Comicon Film Festival (Arizona, AS), dan Los AngelesAsia Pacific Film Festival (California, AS). Pada Juni ini, Payung Merah dipilih dari 300 film lainnya untuk bersaing dalam festival film bergengsi 2011 Palm Springs International Short Fest (California, AS) untuk kualifikasi nominasi penghargaan Oscar.

    Drama thriller supranatural Payung Merahbercerita tentang pengalaman seorang sopir taksi (Rio Dewanto) yang belajar menghargai orang yang dicintainya, setelah mengantarkan penumpang yang cantik, namun misterius ( Atiqah Hasiholan). Film berdurasi sembilan menit ini juga menampilkan seorang tokoh senior dunia teater Zubir Mustaqim. Film berbahasa Indonesia dengan teks bahasa Inggris ini menandai kolaborasi pertama antara sutradara Andri Cung dengan Edward Gunawan.

    Di Indonesia, Andri Cung lebih dahulu dikenal sebagai fotografer fashiondan komersial. Dia kemudian terjun ke industri film sebagai asisten sutradara di berbagai sinetron setelah menyelesaikan program Film & TV Production di Sydney, Australia. Sebagai sutradara, Andri sudah menggarap beberapa iklan televisi dan video musik.

    Lain lagi dengan Edward Gunawan. Dia mulai terjun ke dunia film pada 2007 sebagai sutradara setelah mengikuti program Film Independent Project: Involve di Los Angeles, Amerika Serikat, dengan pemenang Academy Award, Chris Tashima, sebagai mentor. Film pendek perdananya berjudul Laundromatberhasil meraih beberapa penghargaan dan telah didistribusikan ke luar negeri.

    NUNUY NURHAYATI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?