Sutradara Aria Kusumadewa Bikin Kentut

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • kentut

    kentut

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Sineas Aria Kusumadewa kembali membuat film garapan baru berjudul Kentut yang dibintangi oleh aktor kawakan Deddy Mizwar. Karya sutradara yang kerap dikenal menggarap film-film indie kali ini agak berbeda.

    "Awalnya saya tidak berniat membuat film komedi seperti ini. Saya tak pernah membikin genre dalam film-film saya," ujar Aria usai premiere film Kentut di Usmar Ismail Hall, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin malam kemarin.

    Awalnya, naskah yang ia tulis tak diniatkan untuk menjadi drama komedi. Namun setelah dieksekusi ternyata beberapa scene dalam adegan film mampu membuat penonton tertawa.

    Guyonan satir seperti adegan kera peliharaan seorang bapak tua penjual kopi di rumah sakit yang diberi nama “Aria” dengan papan nama tergantung di bawah kandangnya. "Sebetulnya ini menertawakan diri saya," ujar Aria.

    Film berdurasi 90 menit ini memang lain dari film-film Aria sebelumnya yang cenderung satir dan serius. Film ini berkisah tentang kentut yang tiba-tiba diidolakan banyak orang.

    Bermula dari pemilihan kepala daerah. Patiwa (Keke Soeryo), salah satu kandidat bupati di Kabupaten Kuncup Mekar, harus menjalani operasi medis akibat dada kanannya tertembak saat berkampanye. Pasca operasi, Patiwa masih harus menjalani perawatan serius di rumah sakit, karena harus menunggu hingga keluarnya kentut.

    Kentut yang semula dianggap remeh seketika menjadi persoalan penting dan melibatkan banyak pihak, dan hari pemilihan bupati sudah mepet. Kepanikan menimbulkan konflik besar antara pihak rumah sakit dan tim sukses Patiwa yang dipimpin perempuan cerdas nan jelita bernama Irma (Ira Wibowo).

    Situasi ini dimanfaatkan oleh kandidat lawan bernama Jasmera (Deddy Mizwar) yang selalu tampil berapi-api untuk mendapatkan simpati masyarakat. Jasmera bersama Delarosa (Iis Dahlia), penyanyi dangdut yang fenomenal sebagai pasangan Cawabup, selalu meneriakkan slogan antikemunafikan dan memiliki program-program kampanye kontroversial serta cenderung nyeleneh, yang berseberangan dengan program Patiwa.

    Untuk memperlambat keluarnya kentut Patiwa, maka Jasmera meminta bantuan paranormal (Medina Kamil), dengan harapan agar Patiwa dinyatakan berhalangan tetap, hingga tidak dapat mengikuti putaran kedua. Lalu bagaimana nasib kedua kandidat itu? Anda bisa menyaksikannya setelah film ini mulai diputar di bioskop-bioskop pada 1 Juni esok.

     

    ISMI WAHID


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.