Tujuh Perupa Bersilaturahmi dalam Pameran  

Reporter

Editor

Repro.

TEMPO Interaktif, Yogyakarta -  Tujuh perupa dari sejumlah kota di Indonesia datang ke Yogyakarta. Mereka menggelar pameran seni rupa bersama dengan tema "Silaturahmi" di galeri Posnya Seni Godod selama 10 hari, 20-30 Mei 2011. "Ini media untuk kumpul-kumpul kembali," kata Mukhlis Sahar, perupa kelahiran Padang tahun 1965, salah satu di antara perupa itu, pada Rabu, 25 Mei 2011.

Selain Mukhlis, perupa yang lain adalah Yakobus Elka dan Dodo "Cak Do" yang menetap di Jakarta, Fachreza Jayadimansyah asal Depok, Yonrizal asal Bogor, Agus Siswanto asal Solo dan Soemaryo Hadi asal Pati.

Satu hal yang mengikat mereka: "Kami adalah teman lama," kata Mukhlis. Pertemanan mereka terhubung tak sekadar dari kesamaan profesi saja, melainkan juga dari kesamaan gagasan bahwa tak perlu ke kota besar, seperti Jakarta, untuk meraih mimpi. "Kami justru memilih di daerah," kata dia.

Meski satu ide dalam urusan perkoncoan, tapi soal karya tentu tak ada batasannya. Semua berbeda, sesuai dengan karakter masing-masing perupa. Mukhlis, misalnya, cenderung realis. Karyanya yang berjudul "Kunci Intervensi" menggambarkan sebuah kursi kosong dengan latar belakang istana yang samar. Di bawah kursi tergeletak sebuah bola.

Gaya lukisan yang terinspirasi dari kemelut di tubuh Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia itu jelas berbeda jauh dengan gaya kubisme yang diusung Agus Sis. Dalam karyanya yang berjudul "Alu dan Lumpang", Agus melukis sosok seseorang yang menumbuk lesung dengan alu.

Gaya Agus itu tak jauh berbeda dengan Dodo. Dalam "Cuci Otak" yang berukuran 60x60 sentimeter, misalnya, obyek lukisan Dodo mirip bagian-bagian tubuh manusia dalam warna merah pekat. Adapun di sisi kanan atas lukisan, pelukis kelahiran Sidoarjo itu menambahkan ornamen kubus berwarna biru.

Beberapa di antara para perupa itu belajar seni lukis secara otodidak, seperti Soemaryo, yang menampilkan lukisan "Gapura Srigala" dan Yonrizal dengan "Pusaran".

Perupa Godod Sutejo menuliskan sebuah catatan sebagai pengantar pameran mereka. Di dalamnya, dia mengatakan bahwa Yogyakarta memang istimewa. Banyak wisatawan asing datang untuk menikmati alam dan kebudayaannya. Dengan posisi itu, maka Yogyakarta adalah pilihan tepat untuk tampil. "Karena Jogja adalah pintu gerbang Indonesia sebagai barometer seni rupa nusantara," tulisnya.

ANANG ZAKARIA






Museum Nasional Tampilkan Pameran Seni Rupa Terintegrasi Blockchain

27 Oktober 2022

Museum Nasional Tampilkan Pameran Seni Rupa Terintegrasi Blockchain

Museum Nasional menghadirkan pameran seni rupa bertajuk "Rekam Masa: Pameran Seni Terintegrasi Blockchain" .


Bertajuk Bangkit, Bandung Art Month V Himpun Puluhan Program Acara

25 Agustus 2022

Bertajuk Bangkit, Bandung Art Month V Himpun Puluhan Program Acara

Program acara Bandung Art Month V umumnya berupa pameran seni rupa gelaran seniman hingga mahasiswa secara tunggal maupun berkelompok.


Mahesa Penyandang Autis Anak Gelar Pameran Grafis di Galeri Orbital Bandung

17 April 2022

Mahesa Penyandang Autis Anak Gelar Pameran Grafis di Galeri Orbital Bandung

Seorang anak dengan autisme berusia 13 tahun, Mahesa Damar Sakti, menggelar pameran grafis di Galeri Orbital, Bandung.


Menteri Yaqut Ingatkan Pentingnya Keberagaman dan Toleransi di Pameran Seni Tempo

2 Desember 2021

Menteri Yaqut Ingatkan Pentingnya Keberagaman dan Toleransi di Pameran Seni Tempo

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, seni rupa bisa menjadi wahana untuk mengekspresikan cinta dan toleransi.


Tempo Menggelar Pameran Seni Rupa: Kasih, Toleransi untuk Bangsa

2 Desember 2021

Tempo Menggelar Pameran Seni Rupa: Kasih, Toleransi untuk Bangsa

Tempo bersama pegiat seni yang tergabung dalam komunitas Think menggelar pameran seni "Kasih, Toleransi untuk Bangsa" mulai 1-21 Desember 2021.


Aksesibilitas di Ruang Pameran Seni yang Dibutuhkan Penyandang Disabilitas

29 Oktober 2021

Aksesibilitas di Ruang Pameran Seni yang Dibutuhkan Penyandang Disabilitas

Simak apa saja akses yang dibutuhkan oleh penyandang disabilitas saat datang ke pameran seni.


Pameran Tunggal Seni Rupa Goenawan Mohamad di Museum OHD Magelang

22 Oktober 2021

Pameran Tunggal Seni Rupa Goenawan Mohamad di Museum OHD Magelang

Pameran tunggal seni rupa karya Goenawan Mohamad di Museum OHD Magelang berlangsung pada 24 Oktober 2021 - 28 Februari 2022.


Goenawan Mohamad Gelar Pameran Di Muka Jendela: Enigma

30 Juli 2021

Goenawan Mohamad Gelar Pameran Di Muka Jendela: Enigma

Sastrawan Goenawan Mohamad menggelar pameran seni rupa Di Muka Jendela: Enigma. Juga ada peluncuran buku Rupa Kata Objek dan yang Grotesk.


Sejumlah Seniman Ramaikan H(ART)BOUR Festival 2020

11 Februari 2020

Sejumlah Seniman Ramaikan H(ART)BOUR Festival 2020

H(ART)BOUR Festival dimulai dengan pameran seni di Terminal Eksekutif Sosoro Merak dan Anjungan Agung Bakauheni sampai 21 Februari 2020.


Pameran Fillipio Sciascia: Hijau Daun dan Peradaban Manusia

13 Januari 2020

Pameran Fillipio Sciascia: Hijau Daun dan Peradaban Manusia

Fillipio Sciascia terinspirasi alam dan kehidupan manusia, menggabungkan seni dan sains.