Besok Musisi Jazz Amerika Michael Paulo Tampil di Yogyakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Micahel Paulo.(JAVAJAZZ)

    Micahel Paulo.(JAVAJAZZ)

    TEMPO Interaktif, Yogyakarta - Musisi jazz asal Amerika Serikat, Michael Paulo, akan menampilkan permainan musiknya di Economics Jazz 2011 di Grand Pasific Ballroom Yogyakarta, Sabtu, 14 Mei 2011. Pemain saksofon dari grup musik Al Jarreau itu dijadwalkan akan berduet dengan mantan vokalis band Dewa, Elfonda Mekel, atau yang lebih dikenal dengan Once. 

    "Mereka akan bermain selama 90 menit di sesi kedua," kata Ketua Panitia sekaligus Produser Eksekutif Economic Jazz 2011, A. Tony Prasetiantono, dalam jumpa pers pada Jumat, 13 Mei 2011. 

    Sesi pertama festival musik ini akan diisi dengan penampilan Fariz RM bersama Barry Likumahuwa and Friends serta dua penyanyi yang namanya melambung lewat Indonesian Idol, Citra Scholastika dan Lucky Octavian. Selama 90 menit pula, mereka akan membawakan lagu-lagu lama Fariz, semisal "Sakura", "Barcelona", "Nada Kasih" dan "Hasrat". 

    Saat ini, Michael telah berada di Yogyakarta. Dia memboyong seluruh personel bandnya dari California, Freddie Washington (bass), James "Kimo" Cornwell (keyboards), Fred Schreuders (gitar) dan Land Richards (drum). Mereka tiba di Yogyakarta, Kamis lalu. "Ini pertama kalinya saya berkunjung ke Yogyakarta," kata Michael. 

    Michael memulai karirnya sebagai pemusik dengan bergabung dengan Al Jarreau setelah pindah ke California pada 1981 dari tanah kelahirannya, Hawai. Kedua orangtuanya adalah musisi. Ibunya seorang penyanyi asal Jepang dan bapaknya seorang pianis asal Filipina. 

    Dalam bermusik, Michael lebih banyak mengawinkan jazz dan pop. Sejumlah album yang pernah dirilisnya adalah Fusebox (1990), Save the Children (1993), My Heart and Soul (1996), Midnight Passion (1999), Sax for Christmas (2000) dan Beatiful (2005). Di Indonesia, kompilasi lagu-lagu terbaiknya juga pernah diterbitkan dengan judul album "Michael Paulo" (2008).

    Menurut Tony, dalam konser kali ini panitia menyediakan sebanyak 2.400 kursi bagi penonton. "Separuh tiketnya kini telah terjual," kata dia. 

    Semula, lanjut dia, Economic Jazz yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada Yogyakarta akan digelar di gedung Graha Sabha Pramana. Namun, karena alasan kondisi gedung sedang dalam perbaikan, panitia memindahkan ke gedung lain di luar kampus. "Jatuhnya memang lebih mahal, tapi kami tetap mempertimbangkan keselamatan," kata dia.

    ANANG ZAKARIA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.