Tari tentang Mei 1998 Dipentaskan di Dublin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Surakarta - Seniman tari Solo, Mugiyono Kasido, akan memberikan kritiknya tentang reformasi melalui tarian. Tari yang berjudul "Kabar Kabur" itu akan dipentaskan di Dublin Dance Festival di Irlandia, 19-20 Mei 2011.

    "Kabar Kabur merupakan sebuah kritik tajam, namun disampaikan dalam bentuk komedi," kata Nuri Aryati, manager sekaligus produser Mugidance, kepada Tempo, Jumat, 13 Mei 2011.

    Mugiyono sengaja menyentil ketidakjelasan arah reformasi yang dimulai setelah hancurnya rezim Orde Baru pada Mei 1998 lalu, termasuk kasus penembakan terhadap sejumlah mahasiswa Universitas Trisakti yang tidak pernah jelas hingga saat ini.

    Karya ini sudah dipentaskan sebanyak 130 kali di 17 negara, termasuk Lincoln Center Festival (Amerika Serikat), Image of Asia Festival (Denmark), Hongkong Arts Festival, In Transit Festival (Jerman), Asia Contemporary Dance Now (Jepang) dan Dancas na Cidade Festival (Portugal).

    Dengan panggung yang hanya selebar meja, Mugiyono akan menggambarkan kesemrawutan kondisi negeri ini melalui gerak tubuhnya. Negeri yang salah urus akan digambarkan saat dia melepas kontum yang dikenakan. Kaki dikeluarkan dari kaos dan tangannya akan dikeluarkan dari celana kolor yang dikenakan sebagai kostum. "Karya ini masih sangat kontekstual dengan kondisi pada masa kini," kata Nuri.

    Selain "Kabar Kabur", Mugiyono juga akan mementaskan sebuah karya berjudul "Bagaspati". Melalui tari kontemporer ini, ia memberikan penghargaannya kepada siklus matahari. Sebagai properti, ia akan mengenakan topeng panji, salah satu karakter yang halus dalam mitologi Jawa. Berbeda dengan Kabar Kabur yang tidak menggunakan iringan musik, Bagaspati akan menggunakan iringan gamelan.

    Karya ini diciptakan Mugiyono pada tahun 2000 dan disajikan kali pertama saat pergantian tahun, memasuki milenium baru. Hingga sebelas tahun sesudah diciptakan, karya ini masih terus dipentaskan dalam berbagai festival bergengsi di berbagai belahan dunia.

    Dublin Dance Festival akan berlangsung pada 13-18 Mei 2011. Mugiono mendapat jatah tampil pada 19 dan 20 Mei. Menurut situs resmi Dublindancefestival.com, tiket pertunjukan Mugidance akan dijual mulai harga 10 euro.

    Mugiyono Kasido merupakan penari asal Solo yang aktif dalam kelompok Mugidance. Pertengahan April lalu, ia berhasil menyelesaikan tarian "Bima Sakti" selama 36 jam nonstop di hari ulang tahun Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

    Ahmad Rafiq


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?