Justin Bieber Muntah di Konser  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Justin Bieber. REUTERS/Bazuki Muhammad

    Justin Bieber. REUTERS/Bazuki Muhammad

    TEMPO Interaktif, Manila - Justin Bieber dikabarkan muntah di sela penampilannya di Manila, Filipina, Selasa, 10 Mei 2011. Penyanyi berusia 17 tahun tersebut didiagnosis mengalami sakit di dadanya menjelang penampilan di Manila.

    Menurut selentingan yang beredar, meski sakit, Bieber menolak membatalkan konsernya di Manila. Akibatnya, Bieber muntah di belakang panggung pada saat jeda antarlagu.

    Seorang sumber mengatakan ke situs Perezhilton.com, "Justin disarankan membatalkan konser atau mengurangi lagu yang dibawakan. Tapi, ia berkeras terus tampil."

    Penyanyi yang tenar berkat penampilan-penampilannya di YouTube tersebut disambut ribuan penggemarnya yang memenuhi SM Mallof Asia. Meski sakit, Bieber pun menikmati penampilan tersebut.

    Bieber menulis dalam akun Twitter-nya, "Jalan-jalan di Manila penuh orang... ini gila. energinya besar. Sakit atau tidak, konser itu berjalan keras. Konsernya bagus, tapi berat. Benar-benar sakit. Saatnya istirahat."

    Setelah itu, Bieber juga berterima kasih kepada para penggemar yang sudah menyaksikannya di Manila. "Terima kasih karena selalu mendukung saya dan membantu saya menghidupkan impian-impian saya," tulis Bieber.

    "Terima kasih karena menjadi penggemar paling setia di dunia. Meski saya sakit, rasanya senang bisa datang ke sini dan melihat cinta. Saya akan beristirahat dan berharap bisa membaik. SAYABERTERIMAKASIH," tulis Bieber.

    Bieber meninggalkan Filipina menuju Hong Kong pada Rabu, 11 Mei 2011, pukul 10.00 waktu setempat. Meski masih sakit, ia menyempatkan memberi tanda tangan kepada para penggemarnya di bandara  Filipina. Bieber menjadi orang terakhir yang naik ke pesawat dan nyaris membuat pesawat terlambat terbang setelah para penumpang dan kru pesawat meminta tanda tangan dan fotonya.


    NZHERALD.CO.NZ| KODRAT


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.