Katy Perry Bicara Tentang Injil dan Payudara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Katy Perry. AP/Dan Steinberg

    Katy Perry. AP/Dan Steinberg

    TEMPO Interaktif, Pelantun lagu Firework ini terbilang pelit untuk urusan pribadinya. Saat menikah dengan Russell Brand Oktober 2010 lalu, ia tidak mau berbagi hari bahagianya dengan banyak orang. Ia juga tak memperkenankan media massa meliput.

    Saat ditemui jelang pemotretan sampul majalah Vanity Fair edisi Juni mendatang, Katy Perry sedikit bercerita mengenai masa kecilnya, hubungan dengan sang suami, dan karir.

    "Karir saya seperti artichoke (semacam tumbuhan sayuran). Orang mengira daunnya enak dan lezat. Padahal, tanpa mereka ketahui, ada sesuatu yang istiwewa tersimpan di dalamnya," kata wanita berusia 27 tahun ini.

    Ia menambahkan, saya pun seperti itu, ada bagian dari diri ini yang tidak diketahui orang lain. Saya mengalami masa kecil yang tidak menyenangkan. Sebagai anak yang terlahir dari keluarga religius, saya harus taat pada aturan agama. Tidak boleh mengucapkan sumpah serapah. "Saya tidak punya masa anak-anak," katanya.

    Atau setidaknya ia tidak pernah mengalami kehidupan seperti anak-anak pada umumnya, yang selalu didukung oleh kedua orangtua.

    Seperti dilansir pada laman Popeater, Selasa, 3 Mei 2011, Perry berkata walaupun banyak pertentangan, ia dan orangtuanya hidup berdampingan. "Saya tak lagi berusaha untuk mengubah mereka, begitupun sebaliknya. Kami setuju untuk menjalani perbedaan ini."

    Ia terlahir sebagai orang dengan rasa ingin tahu yang tinggi. Sedangkan dalam keyakinannya itu, ia hanya diwajibkan untuk mempercayainya. "Pada titik ini, saya seperti 'pengembara' yang terbuka akan segala kemungkinan."

    Ia menganggap dirinya seperti spons yang lebar dan besar. Mampu menyerap segalanya. Pemikirannya telah berkembang secara radikal. Hal ini terlihat dari kepercayaan penuh yang ia berikan kepada suaminya, Brand.

    Ia mengatakan, saat pernikahan datang, pers bukanlah teman. Maka dari itu, ia tidak menjual foto pernikahan mereka kepada pers. Padahal foto tersebut dihargai jutaan dollar.

    "Saya tak peduli pendapat orang tentang pernikahan saya. Begitu pula dengan omongan orang tentang payudara saya. Yang masyarakat beli adalah lagu. Saya dapat balasan yang luar biasa dari karir musik ini," kata Perry.

    NUR INTAN
     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.