Produser Film Sasha Grey Nilai Aksi FPI Sudah Berlebihan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sasha Grey

    Sasha Grey

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Produser K2K Production, KK Deeraj, berencana bertemu dengan Front Pembela Islam menyusul aksi penolakan FPI terhadap film Pocong Mandi Goyang Pinggul yang dibintangi artis porno Hollywood, Sasha Grey, Tebet, Jakarta Selatan, Senin, 2 Mei 2011.

    "Mungkin, dalam waktu dekat ini," kata Keke, sapaan akrabnya saat dihubungi Tempo. Namun, Keke belum bisa menjawab kapan rencana tersebut digelar.

    Sebelumnya, FPI Jakarta menggelar aksi di depan kantor K2K menolak penayangan film Sasha Grey. Dalam aksi tersebut, FPI membakar poster yang dipajang di depan kantor serta melempari kantor K2K Production dengan puluhan telur busuk. "Jika film tersebut tidak dicabut, kita akan men-sweeping. Mungkin nanti malam mulai kita lakukan," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah FPI Jakarta, Salim Alatas.

    Keke mengatakan saat ini sedang membicarakan soal aksi FPI tersebut dengan manajemen K2K. Ia menilai aksi FPI sudah berlebihan. "Enggak segitunya juga. Itu kan sebenarnya bukan masalah, sudah beres di lembaga sensor," kata Keke.

    Menurut Keke, film Sasha Grey sudah diputar di bioskop, 28 April lalu. Ia mengklaim film tersebut mendapat animo yang tinggi dari masyarakat. "Banyak yang nonton dan mereka terhibur. Itu luar biasa sekali," ungkapnya.

    MUSTHOLIH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.