Superman Cabut Kewarganegaraan Amerika  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Superman bukan lagi orang Amerika. Dalam edisi ke-900 Action Comics, tokoh superhero itu mencabut kewarganegaraan Amerika Serikatnya setelah bentrok dengan pemerintah federal.

    Manusia baja ciptaan Jerry Siegel dan Joe Shuster pada 1938 itu selama ini dikenal sebagai pejuang Amerika yang setia dan selalu memerangi kejahatan. Tapi, pada Kamis, 28 April 2011 lalu, dia tak lagi milik negeri itu.

    "Aku ingin bicara di hadapan PBB besok dan menyampaikan kepada mereka bahwa aku mencabut kewarganegaraan Amerika Serikatku," katanya di dalam sebuah sel di komik tersebut. "Aku lelah karena tindakanku dianggap sebagai alat kebijakan AS."

    "Kebenaran, keadilan, dan cara Amerika--itu tak cukup lagi," kata pahlawan dari Planet Krypton itu.

    Pencipta Superman membela keputusan sang jagoan. "Superman adalah pendatang dari planet jauh yang lama menyerap nilai-nilai Amerika. Sebagai karakter dan ikon, dia membentuk yang terbaik dari cara Amerika," kata penerbit DC, Jim Lee dan Dan DiDio, dalam pernyataannya kepada FOX411.com. "Dalam sebuah cerita pendek di Action Comics 900, Superman mengumumkan keinginannya untuk menekankan fokus global pada perang abadinya, tapi tetap sebagaimana biasanya, setia kepada kampung halaman adopsi dan akarnya sebagai anak petani Kansas dari Smallville."

    IWANK | FOXNEWS


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.