Konser Penuh Cinta Incognito  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Band asal Inggris Incognto saat tampil di Istora Senayan, Jakarta, (29/4). TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo.

    Band asal Inggris Incognto saat tampil di Istora Senayan, Jakarta, (29/4). TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo.

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Panggung yang berdiri megah di Istora Senayan Jakarta menjadi penjejak kelompok musik beraliran acid jazz, Incognito. Band asal Inggris itu menyapa penggemar setianya dalam konser mereka Jumat, 29 April 2011, malam lalu. Dalam konser itu, Incognito membawa pesan bahagia melalui 18 karyanya.

    Dengan formasi lengkap, pentolan band Jean-Paul "Bluey" Maunick menyapa penonton yang memang tak hanya datang dari Jakarta. "Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, and where else you came from," ujarnya. Riuh sorak tepuk tangan pun membahana sebagai balas sapa.

    Grup band yang terkenal dengan hits "Still A friend of Mine" ini tampil dengan permainan tata lampu yang apik. Tampilan multimedia di empat layar raksasa yang menggantung di arena festival memudahkan visualisasi penonton yang kebagian jauh dari panggung. Plus dua layar datar yang menjadi bingkai kanan dan kiri panggung, menjadikan konser ini terasa megah. Sinar laser dan tampilan proyektor yang dibidik ke latar panggung mampu memanjakan mata.

    Incognito pernah beberapa kali tampil di Indonesia dalam rentang 1997-2008, melalui ajang musik internasional JakJazz dan Java Jazz. Dalam setiap penampilannya itu, Incognito sukses menyedot ribuan penonton. Musiknya yang dinamis dan enak didengar serta penampilan panggung yang selalu interaktif membuat kehadirannya selalu ditunggu. Satu lagi, konser ini begitu dekat dengan penonton karena kehadiran biduanita jazz asal Bandung, Jawa Barat, Dira J. Sugandi. Dira mendapat kesempatan berduet dengan Bluey di lagu "Talking Loud".

    Malam itu Incognito juga menyuguhkan nomor-nomor apik seperti "1975", "Low Down", "Don’t You Worry", "Parisienne Girl", dan "Colibri". Setelah tampil sekitar 90 menit, acara ditutup oleh penampilan disc jockey dengan suguhan lagu-lagu Incognito yang sudah di-remix. Penonton pun bergoyang bersama hingga lepas tengah malam.

    Promotor TMW dan Shark Communications yang menggelar konser itu akan menyumbangkan 10 persen dari setiap penjualan tiket kepada Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia (YPKAI), sebuah yayasan yang membantu anak-anak penderita kanker di Indonesia.

    AGUSLIA HIDAYAH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.