Mengapa William Tak Pakai Cincin Kawin?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangeran William dan Kate Middleton. AP/Peter Morrison

    Pangeran William dan Kate Middleton. AP/Peter Morrison

    TEMPO Interaktif, London - Pangeran William membuat kejutan. Calon pewaris takhta Kerajaan Inggris ini memutuskan tidak akan mengenakan cincin kawin setelah dia resmi menikahi Kate Middleton.

    Keputusan William ini mengundang tanya bagi sebagian besar orang, sebab cincin kawin adalah simbol pernikahan seorang pria modern. Sementara, William selama ini dikenal sebagai pria moderat.

    Sebuah artikel di laman Daily Mail mengungkapkan alasannya. Menurut seorang juru bicara Kerajaan Inggris, keputusan William ini sangat personal. "Dia tidak suka perhiasan," kata juru bicara tersebut seperti dikutip dari peacefmonline, Kamis, 28 April 2011.

    Kate tidak mempermasalahkan keputusan William tersebut. Dalam tradisi bangsawan Inggris, seorang pria yang telah menikah tidak menggunakan cincin kawin. Kakek William, Pangeran Philip, suami Ratu Elizabeth II, juga tak memakai cincin.

    Meski ada budaya tak memakai cincin kawin, beberapa anggota kerajaan tetap memakai cincin. Pangeran Charles, ayah William, dan pamannya, Pangeran Edward, mereka mengenakan cincin di jari manis sebelah kiri mereka.

    Sementara, Kate memakai cincin yang terbuat dari bahan emas Welsh. Welsh merupakan logam mulia berkualitas yang cukup langka dan telah menjadi bagian tradisi pernikahan kerajaan sejak 1923.

    Pangeran William, calon pewaris takhta Kerajaan Inggris, akan menikah dengan Kate Middleton, teman kuliahnya di Universitas St. Andrews, Skotlandia. Mereka akan mengikat janji di Gereja Westminster Abbey, London, hari ini, Jumat, 29 April 2011.

    POERNOMO GR










     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.