Bagai Kepompong, Kate Menginap di Hotel Rp 71 Juta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lady Di (kiri) dan Kate Middleton. fununzip.com

    Lady Di (kiri) dan Kate Middleton. fununzip.com

    TEMPO Interaktif, London - Kate Middleton kini bagai kepompong. Ia menanti detik-detik transformasi dari manusia biasa menjadi puteri Kerajaan Inggris.

    Calon pengantin perempuan yang akan dipersunting ahli waris Kerajaan Inggris, Pangeran William, itu tengah menghabiskan waktu lajangnya di Royal Apartemen di lantai atas Goring Hotel, Belgravia, London, Inggris, ditemani ibu dan saudara perempuannya bernama Pippa.

    Kate kini menempati kamar suite mewah bertarif lima ribu poundsterling atau sekitar Rp 71 juta per malam. Sebelumnya, pengelola hotel telah mengubah dekorasi kamar dengan biaya sebesar 150 ribu poundsterling atau sekitar Rp 2 miliar.

    Suite ini dilengkapi lebih dari 20 karangan bunga untuk menyambut kedatangan Kate serta dihiasi bermacam jenis bunga mulai dari bunga lili hingga mawar.

    Dalam suite Kate itu terdapat tempat tidur dari kayu, sebuah televisi yang bisa dinaik-turunkan dengan satu tombol, serta kamar mandi luas nan mewah.

    Sejumlah barang antik, ornamen, hingga dinding ditata sedemikian rupa sehingga memunculkan kesan mewah. Di ruang tamu juga terdapat piano dan dari balkon Kate bisa memandang keindahan Kota London.

    Hotel yang telah berusia 100 tahun ini biasa dihuni kalangan atas, tokoh, dan selebritas dunia. "Ini kehormatan bagi kami," kata Jeremy Goring, ahli waris hotel, dalam Daily Mail kemarin.

    Sampai berita ini diturunkan, cuaca di Inggris Jumat dini hari ini sekitar 8 derajat Celcius. Prakiraan cuaca meramalkan London akan diselimuti kabut. Tepat pukul 05.00 GMT Kate harus sudah bersiap berdandan. Keluarga Middleton dijadwalkan sampai di Gereja Westminster Abbey sekitar pukul 10.00 GMT atau sekitar pukul 16.00 WIB.

    DAILY MAIL I TELEGRAPH I RUDY


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.