Rudy Menyelamatkan Masakan Indonesia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Ramdani

    TEMPO/Ramdani

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Tahun ini menjadi tahun yang sibuk bagi Rudy Choirudin. Koki, ahli boga, dan pembawa acara masak-memasak ini memang sedang merintis proyek khusus. "Aku keliling Indonesia mencicipi aneka masakan di berbagai daerah di Indonesia," kata Rudy, dengan semringah, ketika ditemui di sebuah acara peragaan busana beberapa waktu lalu di salah satu mal di kawasan Jakarta Selatan.

    Rudy menjelaskan, seperti halnya kekayaan budaya Indonesia, cita rasa masakan Indonesia pun menjadi bagian yang penting untuk dijaga dan dilestarikan. "Keinginan untuk menyelamatkan masakan Indonesia menjadi tugas penting. Ini bukan perkara sepele karena sangat penting terkait dengan kekayaan Indonesia," ujar pria kelahiran Surabaya, 28 Oktober 1964, ini.

    Rudy, yang pernah menjadi manajer restoran Java Garden Restaurant pada 1988-1990, mengakui bahwa tugas penting ini membuka pengetahuan yang lebih luas tentang khazanah masakan di Tanah Air yang begitu kaya. "Ibarat ceruk, tidak ada habis-habisnya. Rasanya butuh waktu bertahun-tahun menggali kekayaan masakan Indonesia yang tak ada akhir. Setiap masakan utama ada turunannya, lalu ada lagi, ada lagi, wah rasanya begitu luas," kata dia.

    Penulis beberapa buku masakan, antara lain Resep Praktis dengan Bumbu Dasar Merah, Hidangan Nusantara, Cake Cantik dalam Plastik Mika, Seri Mini Layer Cake: Fruit, serta Seri Mini Layer Cake: Cheese, ini mengatakan soal masakan pun harus ada nasionalismenya. "Supaya tidak lagi diakui atau diklaim negara lain karena masakan kita banyak kemiripan dengan (masakan) beberapa negara," ujarnya. HADRIANI P


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.