Pangeran William, Calon Raja yang Rendah Hati

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangeran William. AP/Adrian Dennis, Pool

    Pangeran William. AP/Adrian Dennis, Pool

    TEMPO Interaktif, London - Pangeran William, calon pewaris takhta Kerajaan Inggris dikenal sebagai sosok yang rendah hati. "Dia tak pernah mau dipanggil dengan sebutan Pangeran atau Yang Mulia, cukup William," kata Katie Nicholl, penulis buku The Making of a Royal Romance.

    Selain tak ingin dipanggil Pangeran, William juga selalu menghindari berpakaian resmi, seperti jas, bila dia tak harus mengenakannya. Bahkan, dia tak ingin ada staf khusus yang mengikuti ke mana pun dia pergi.

    Seorang dosen William juga menceritakan betapa calon raja itu rendah hati, sederhana, dan santai. "Dia seperti murid-murid yang lain, tak menunjukkan siapa dia," kata Charles Warren, dosen Geografi di University St. Andrews. William, kata Warren, senang sekali menceritakan kehidupan kerajaan di balik layar.

    Menurut Nicholl, sosok William tersebut sangat mirip dengan ibunya, Putri Diana. Diana, lanjut Nicholl, sederhana dan rendah hati. Dia juga selalu minta dipanggil Diana, bukan Putri Wales.

    Lady Diana, ibunda William memang ingin kedua anaknya, William dan Harry, tumbuh normal layaknya anak-anak di Inggris, bukan anak keturunan raja. Sekolah pertama William adalah Mrs. Mynor's Nursery School, sekolah multiras di Notting Hill, London barat.

    Bekas pengawal pribadi Diana, Ken Wharfe, masih ingat betul ketika dia mengantar William pergi ke sekolah kali pertama bersama Diana. "Hubungan mereka sangat, sangat dekat," kata Wharfe.

    Maka tak heran, menjelang hari pernikahannya, William mengajak Kate Middleton, calon istrinya, ke pusara Lady Di. Kate dan William bersama-sama berkunjung ke Althorp Estate, tempat makam Lady Diana kemudian meletakkan rangkaian bunga.

    Bagi William, Diana merupakan sosok yang sangat penting. Ia pernah memberikan cincin Diana yang bermata batu safir oval biru kepada Kate untuk cincin pertunangan. "Ini adalah cara untuk memastikan ibu saya tidak terlewatkan dalam peristiwa ini," kata William saat mengumumkan pertunangannya tahun lalu.

    William anak pertama pasangan Pangeran Inggris, Charles Philip Arthur George, dan Putri Diana Frances Mountbatten-Windsor. Dia lahir di Rumah Sakit St.Mary's, Paddington, London Barat, Inggris pada, 21 Juni 1982 pukul 21.03 dengan nama William Arthur Philip Louis.

    William adalah garis kedua, sebagai pewaris takhta kerajaan Inggris, setelah ayahnya, Pangeran Charles. Dia merupakan cucu dari Pangeran Phillip dan Ratu Eizabetlh II. William mempunyai adik laki-laki yaitu, Pangeran Harry.

    Ketika TK, William bersekolah TK Jane Mynor, London, pada September 1985, dua tahun kemudian dia masuk ke SD Wetherby. Pada tahun 1990, dia pindah ke Sekolah Ludgrove hingga masuk sekolah menengah Eton tahun 1995. William lulus dari Eton dengan spesialisasi tiga bidang studi, geografi, biologi, dan sejarah seni.

    Ketika jeda setahun sebelum masuk universitas dia pergi ke Mauritius, Afrika, bergabung dengan aksi jalan bersama militer di Belize dan menjadi sukarelawan dalam proyek Raleigh International di Cile.

    William kemudian berkuliah di University of St Andrews, Skotlandia. Di universitas itulah dia bertemu dengan Kate Middleton yang akan dinikahinya pada pada 29 April 2011 mendatang di Westminster Abbey, tempat Putri Diana disemayamkan.

    CNN | BBC | POERNOMO GR


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.