Kate 'Palsu' Muncul Pada Latihan Pernikahan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gladi resik Pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton. AP/Alastair Grant

    Gladi resik Pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton. AP/Alastair Grant

    TEMPO Interaktif, London - Ada pepatah yang mengatakan, terus berlatih membuahkan hasil yang sempurna. Inilah yang dilakukan pada pernikahan William-Kate. Mereka melakukan latihan agar pada hari 'H', masalah tidak muncul.

    Rabu, 27 April 2011 dini hari kemarin, seperti dilansir situs People, sekitar 1.000 anggota militer Inggris berlari menuju lokasi pelayanan pernikahan. Jelas terlihat, mereka berusaha melindungi Kate Middleton tanpa mengaburkan pandangan para tamu yang datang nantinya.

    Pada pukul 04.00, segerombolan pejabat militer nampak memasuki Gereja Westminster Abbey untuk menyiapkan pernikahan itu. "Ada ratusan personel pengamanan yang datang, semuanya naik kuda," kata Janelle Howell, warga Inggris yang sejak Selasa lalu mendirikan tenda di luar Westminster Abbey.

    Ia mengungkapkan ada puluhan mobil datang, orang-orang keluar dari mobil itu kemudian memasuki gereja, layaknya hari penikahan itu berlangsung. "Ini menjadi tontonan yang menarik," kata Howell.

    Di antara mobil-mobil itu, ada mobil yang nantinya akan membawa Kate ke gereja. Saat calon mempelai wanita itu keluar dari sedan hitam, penonton pun mulai bersorak. Sampai akhirnya mereka sadar itu bukan Kate yang asli melainkan seorang figuran.

    "Ia (Kate palsu) berlari-lari kecil," menurut Sherelle Newton. "Semua orang mencari di mana posisi mereka seharusnya berada, tapi tetap berhati-hati untuk memastikan setiap orang dapat melihat pasangan itu nantinya."

    Meskipun penonton berusaha mengintip, gaun pernikahan itu tetap menjadi misteri. Sementara, Kate 'palsu' itu terlihat mengenakan celana panjang dan sweater hitam.

    NUR INTAN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.