Masjid Agung Surakarta Perlu Dijadikan Cagar Budaya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Masjid Agung Surakarta

    Masjid Agung Surakarta

    TEMPO Interaktif, Surakarta - Kepala Dinas Tata Ruang Kota Surakarta, Jawa Tengah, Yohannes Bambang Sri Nugroho, mengusulkan agar Masjid Agung Surakarta dimasukkan ke daftar benda cagar budaya milik Pemerintah Kota Surakarta. "Kalau sudah masuk daftar, mau tidak mau ada anggaran pelestariannya," ujar Yohannes.


    Dia mengatakan tahun ini tak ada anggaran perbaikan Masjid Agung. "Nanti coba diusulkan di anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan."


    Menurut dia, itu merupakan solusi untuk masalah yang dihadapi pengurus Masjid Agung yang meminta dana kepada Pemerintah Kota Surakarta untuk memperbaiki beberapa bagian masjid yang rusak. Misalnya, atap serambi tengah sudah bocor. "Bocornya sudah parah. Kalau hujan, serambi tergenang air," ujar Sekretaris Takmir Masjid Agung Surakarta, Abdul Basith.


    Alhasil, bagian serambi tengah tidak bisa digunakan masyarakat untuk salat saat hujan. Pengurus masjid terpaksa menutup serambi yang mampu menampung sekitar 2.000 orang itu. Pengurus tak mampu memperbaiki karena butuh dana besar, setidaknya Rp 8 miliar. Pihaknya pernah dijanjikan bantuan oleh Pemerintah Kota Surakarta. "Katanya tiap tahun kami bakal mendapat Rp 1 miliar. Tapi, baru diberi sekali tahun lalu," ujarnya.



    UKKY PRIMARTANTYO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.