Pesan Hakim untuk Aa Gym dan Teh Ninih  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym. TEMPO/ Gunawan Wicaksono

    Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym. TEMPO/ Gunawan Wicaksono

    TEMPO Interaktif, Bandung - Pengadilan Agama Bandung menggelar sidang perdana perceraian antara dai kondang KH. Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym dengan istri pertamanya, Ninih Muthmainah alias Teh Ninih, Selasa (19/4).

    Dimulai sekitar pukul 11.30 WIB, sidang digelar tanpa dihadiri Aa Gym maupun Teh Ninih. Keduanya diwakili kuasa hukum masing-masing. Aa Gym diwakili Jenal dan Teh Ninih diwakili Iwan Setiawan.

    Saat membuka sidang, Ketua Majelis Hakim Acep Saifuddin langsung memeriksa identitas pemohon dan termohon beserta kuasa hukum masing-masing. Acep juga sempat menanyakan alasan ketidakhadiran Gymnastiar kepada kuasa hukumnya.

    Kenapa Aa Gym tidak hadir? "Prinsipal (Aa Gym) sedang umroh. Saya belum tahu kapan kembalinya. Tapi, Insya Allah minggu depan (Aa Gym) sudah datang," kata Jenal menjawab.

    Usai memeriksa identitas, Acep pun langsung menjelaskan bila persidangan hari ini akan dilanjutkan dengan sidang upaya damai dua pekan ke depan.

    "Kami meminta kedua pihak menempuh upaya damai dulu dan kami meminta lawyer (kuasa hukum Aa Gym dan Ninih) untuk mengupayakan sebisa mungkin supaya kedua pihak bisa berdamai kembali," katanya.

    Acep juga meminta agar Aa Gym dan Ninih hadir dalam sidang upaya damai. "Kami memerintahkan kedua lawyer untuk menghadirkan prinsipal tanggal 3 Mei 2011, tanpa perlu dipanggil lagi," ujarnya beberapa saat sebelum menutup sidang.

    Di akhir sidang, Acep meminta kedua pihak menempuh upaya perdamaian sebelum melanjutkan persidangan ke tahap pemeriksaan permohonan cerai Aa Gym.

    Usai sidang, kuasa hukum kedua pihak menyatakan siap mengupayakan agar klien masing-masing bisa rujuk. "Tentu saya akan upayakan supaya Teh Ninih mau rujuk dengan suaminya," kata Iwan, kuasa hukum Teh Ninih.

    Erick P. Hardi


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.