Sesame Street versi Pakistan Akan Diluncurkan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sesame Street dengan tokoh baru asal  Pakistan.(THE STAR)

    Sesame Street dengan tokoh baru asal Pakistan.(THE STAR)

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat akan membantu dana pembuatan ulang serial Sesame Street yang khusus ditujukan bagi anak-anak di Pakistan.USAID, lembaga milik pemerintah Amerika Serikat, akan menyalurkan bantuan hingga U$ 20 juta atau sekitar Rp 180 miliar kepada pemerintah Pakistan. Dana ini akan digunakan untuk mengembangkan serial Sesame Street dengan versi bahasa Urdu. Program ini untuk membantu pendidikan anak-anak yang kesulitan memperoleh akses ke sejumlah sekolah reguler di Pakistan.

     

    Rencananya, pembuatan serial itu akan dilakukan di Lahore dan segera ditayangkan pada akhir tahun ini. Setting lokasi dalam Sesame Street kali ini akan banyak mengambil suasana pedesaan di Pakistan. Itu sangat berbeda dengan vesri asli yang menmapilkan suasana di sepanjang jalanan New York, Amerika Serikat.

     

    Selain mengubah setting lokasi, serial ini akan memunculkan karakter baru yaitu tokoh boneka perempuan bernama Rani. Tokoh boneka Rani digambarkan sebagai seorang anak petani berusia enam tahun, yang kerap menguncir rambutnya menjadi dua dan menggunakan seragam sekolah.

     

    Menurut pembuat serial Sesame Street versi Pakistan ini, mereka akan menyasar penonton berusia lima hingga sembilan tahun."Program ini merupakan salah satu bagian upaya bantuan untuk meningkatkan infrastruktur pendidikan di Pakistan," kata Juru Bicara USAID , Virginia Morgan kepada BBC.

     

    Serial Sesame Street sendiri bukanlah hal asing bagi sebagian warga Pakistan. Tayangan versi berbahasa Inggris sempat ditayangkan di sejumlah televisi lokal pada 1990. Namun saat itu diperkirakan tayangan ini hanya ditonton oleh kelompok masyarakat Pakistan yang dianggap telah menerima pengaruh barat.

     

    Kelompok Teater Rafi yang dipercaya ikut memproduksi tayangan Sesame Street kali ini diharapkan bisa mengubah kondisi tersebut.

     

    Penulis cerita serial ini, Imraan Peerzada dalam wawancaranya dengan Newsweek mengatakan dalam serial baru ini akan dimunculkan tokoh protagonis perempuan yang berani dan bernyali.

     

    "Tokoh bernama Rani ini akan mewakili sosok anak gadis yang bisa melewati tantangan di tengah kondisi masyarakat yang masih bias gender," katanya.

     

    Dia menambahkan, cerita perjalanan tokoh Rani ini juga akan bersinggungan dengan upaya memerangi pemikiran kelompok militan yang masih mewarnai kehidupan warga di sejumlah wilayah di Pakistan.

     

    Namun tidak akan menyebut secara langsung agama yang melatari pemikiran itu. "Kami tidak ingin mengajari anak-anak untuk memberikan label tertentu," kata Peerzada. "Tapi yang pasti dalam serial ini kami tetap menempatkan persoalan pendidikan membaca, berhitung, memilih makanan sehat, dan hidup bersih sebagai fokus utama setiap cerita."

     

    BBC | KALIM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?