Lukisan Sudjojono Jadi Bintang di Hong Kong

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lukisan berjudul

    Lukisan berjudul "Kami Hadir Ibu Pertiwi", Karya Sudjojono. Menjadi magnet di Asia.

    TEMPO Interaktif, Hong Kong - Lukisan karya S. Sudjojono yang menggambarkan suasana desa di Indonesia pada 1940-an diperkirakan akan laku miliaran rupiah dalam lelang Sotheby's di Hong Kong, Senin (4/4). Lukisan berjudul "Kami Hadir Ibu Pertiwi" tersebut dianggap salah satu bintang dari ratusan lukisan Asia Tenggara yang dilelang oleh Sotheby's.

    Kepala departemen lukisan Asia Tenggara Sotheby’s Mok Kim-Chuan, mengatakan karya Sudjono memiliki arti sejarah yang penting dan punya nilai artistik yang tinggi. “Saya optimis lukisan ini akan terjual mahal,” katanya. Selain lukisan Sudjojono, dilelang pula 144 lukisan lain yang diduga akan terjual setidaknya US$4,6 juta atau sekitar hampir Rp40 miliar.

    Mok menuturkan harga karya seni Indonesia naik sejak pertengahan 2000. Lukisan-lukisan Indonesia sekarang bisa berharga jutaan dollar . Padahal, pada 1999 harga paling tinggi hanya US$8.000. Lukisan "The Man From Bantul" karya I Nyoman Masriadi laku US$1 juta (sekitar Rp9 miliar) atau lima kali lebih tinggi dari perkiraan awal dalam lelang pada 2008.

    Demikian juga lukisan karya perupa Indonesia modern Lee Man Fong yang terjual US$3,24 juta (sekitar Rp28 miliar) dalam lelang yang digelar Sotheby's tahun lalu . Lukisan berjudul Bali Life itu lelang Sotheby's tahun lalu,  menjadi karya seni dari Asia Tenggara termahal yang pernah dilelang. "Bagi dunia, Indonesia sekarang dianggap sebagai pasar baru yang sangat potensial," papar Mok.

     AFP


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.