Konser Mewah Bercitarasa Emas ANTV

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Sebanyak 15 kotak boombox tersusun membelakangi panggung megah di tengah Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (18/3) malam lalu. Tampilannya yang tembus pandang itu menyilakan penonton untuk melongok lebih dalam isi di balik layar multimedia raksasa itu.

    Walah, ternyata ada artis seksi Julia Perez yang tengah beraksi dengan tone table. Dengan goyangan sensualnya, ia mengajak penonton konser “Kilau Emas 18 ANTV” untuk berdisko ria. Dalam sekejap mata, ruangan pun mendadak gelap, berganti dengan tata lampu kerlap-kerlip.

    Ini salah satu di antara segudang kejutan visual dari sebuah konser musik yang beda dari biasanya. Dengan mencomot filosofi tahun emas dari kepercayaan masyarakat Tionghoa, maka konser ini pun dikemas dengan mewah. "Selain itu kami juga berharap bisa mencapai kesuksesan dan berkilau abadi seperti emas," ujar Dudi Hendrakusuma, Presiden Direktur ANTV.

    Di antara kegelapan ruang, muncul seoonggok kue tart raksasa di tengah panggung. Kue itu muncul bagaikan diangkat dari bawah panggung. Brak!, kue dari kardus itu robek dan keluarlah sang biduan. Ia bersiap menggoyang panggung dengan bidikan 18 kamera dari segala sudut.

    Menurut Wakil Direktur Produksi, Herty Purba, desain panggung yang dibuat dengan konsep center stage itu menjadi terobosan baru ANTV. Penonton dari segala penjuru ruang bisa menikmati para idola tanpa perlu terhalang pandang. "Konsep seperti ini tidak ada yang namanya back stage," katanya. Sebagai gantinya, digunakanlah sistem under stage yang dikemas seperti labirin.

    Para penghibur pun tak dibiarkan tampil seadanya. Di konser Kilau Emas ini, permainan gitaris rock John Paul Ivan tampil menarik tatkala disandingkan dengan vokal Syahrini untuk lagu lawas Bintang Kehidupan, yang pernah dipopulerkan mendiang Nike Ardila. Setelah itu, ST 12 tiba-tiba muncul dari balik layar proyektor bermotif jaring. Bidikan gambar tiga dimensi dari arah boombox itu kemudian menjadi kian ciamik karena usai aksi duetnya dengan Syahrini, Charlie hancur, melebur dalam bentuk butiran emas. Benar-benar nyeni.

    Usai sang vokalis Geisha, Momo, muncul dengan piano yang menggantung di udara, panggung kembali digegerkan dengan tiga penyanyi pria yang mendadak bikin trio. Mereka adalah Afgan Syahreza, Ridho Rhoma, dan Tria Changcuters, yang beraksi dengan hit dangdut Judi dan Darah Muda. Alunan dangdut pun sontak bisa didengar dari tiga versi, gaya pop ala Afgan, rock 'n roll ciri khas Tria, dan dangdut Bollywood bercitarasa Ridho.

    Penampilan lainnya tak kalah seru. Seperti D'bagindas yang ditemani para cebol berkostum kurcaci, Kotak yang berbalut kostum bebatuan, dan Lyla yang menuntaskan nomor anyarnya, Magic, dengan aksinya keluar dari Plenary Hall dan dijemput dengan sedan merah kap terbuka dan pergi melaju. Sangat menghibur.

    Tak sekadar itu, ANTV pun membagikan kejutan pada para penonton dengan menyelipkan hadiah. Bagi yang beruntung malam itu, di balik kursi duduk terselip vocer belanja dan emas.

    Aguslia Hidayah


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.