Agenda Seni Hari Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta -

    Chusin's Realistic Painting. A Thesis

    Waktu: 15-25 Maret 2011
    Tempat: Galeri Nasional Indonesia, Jl. Medan Merdeka Timur 14, Jakarta

    Kurator: Jim Supangkat

    Kecermatan pada lukisan realistik Chusin Setiadikara itu memperlihatkan “plastisitas bahasa rupa-realistik”. Plastisitas ini bukan cuma akibat kemampuan melukis secara realistik. Plastisitas ini mempesona karena inovasi-inovasi bahasa. Pada awal debutnya Chusin menampilkan lukisan realistik yang rinci dan “tajam” seperti tercermin pada lukisannya yang terkenal, Pasar Kintamani I (1995). Pada tahun 2002 ia mengubah color policy pada lukisan-lukisannya dengan cara mengurangi spektrum warna. Ia mencoba menampilkan “bahasa subtil” yang mengandalkan nuansa. Chusin membangun gambaran realistik dengan warna putih di atas bidang putih (dikenal sebagai white on white series). Sekarang ini karya-karyanya kembali memperlihatan perubahan color policy. Paralel dengan perkembangan menggabungkan drawing dan lukisan realistik ia mengembangkan spektrum warna primer yang menghasilkan warna-warna mencorong.

    Kiwari Art Weeks

    Waktu: 19 Maret 2 April 2011
    Tempat: common room Networks foundation, Jl. Kyai Gede Utama No. 8, Bandung

    Seniman: Indraswari Utami, Maya Purnama Sari, Ratna M. Dinangrit, Uswatun Hasanah.
    Kurator: Anunsiata Srisabda
     

    Pameran ARTiculation: Love, Lies (secret)

    Waktu: 10 Februari – 22 Maret 2011

    Tempat: Portico Terrace Bistro, Senayan City, Jakarta

    Menampilkan karya-karya delapan perupa muda tanah air, yakni Tisa Granicia, Agra Satria, Sun Wahyu, Ika Putranto, Shawnee Putti, Vonny Ratna Indah, G. Prima Puspita Sari, dan Mira Yasmin Sandytia.

    Pameran Bersama Pematung Muda "CONTEMPORARY ARCHEOLOGY CHAPTER TWO"

    Waktu: 12 -- 27 Maret 2011

    Tempat: SIGIarts Gallery, Jalan Mahakam 1 No. 11, Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

    Kurator: Asmudjo Jono Irianto

    Pameran dibuka pada 12 Maret 2011, Pukul 13.00 WIB

    Seniman: Dita Gambiro, Faisal Reza, Hary Mahardika, Itsnataini Rahmadillah, Indrani Ashe, Leonardiansyah Allenda, Maria Indriasari, Mulyana, Ostheo Andre,Putriani Mulyadi,Rangga Aditya, Rini Maulina, Risa Astrini, Teguh Agus Priyatno

    Bulan Film Nasional 2011: Sejarah adalah Sekarang 5

    Waktu: 1-31 Maret 2011

    Tempat: Galeri Cipta 3, Taman Ismail Marzuki, Jakarta

    Kineforum menampilkan hasil kurasi para programer muda yang baru pertama kali melakukan pembacaan terhadap film-film Indonesia klasik dan mempresentasikannya ke hadapan publik. Selain itu, para kurator pameran Sejarah Bioskop dan Kebijakan Film di Indonesia juga membuat pengembangan format presentasi dari basis data yang terus tumbuh setiap tahun.

    Acara tahun ini akan menonjolkan pembacaan terhadap kebijakan film dan menerapkan kajian sejarah untuk memahami persoalan hari ini. Selain itu, tahun ini lebih banyak diwarnai oleh kegiatan penulisan, kajian atau diskusi. Banyak sekali pihak yang menunjukkan kepada kami betapa pentingnya menciptakan wadah yang bukan saja menyenangkan dan mencerdaskan, tapi juga membuka peluang profesional bagi para pemula.

    Informasi selengkapnya di situs Kineforum.

    Jadwal acara

    Pemutaran Film

    1-31 Maret di Kineforum

    45 film Indonesia dalam program:

    Body of Works: Usmar Ismail | Dari Gambar Tangan Ke Layar Lebar | Superhero | Bukan Sekedar Profesi | Warna-warni Perempuan | Peran Pemeran | Film Anak Indonesia | Festival Film 80-an: Film Keluarga | Dokumenter Musik Indonesia

    Pameran Sejarah Bioskop dan Kebijakan Film di Indonesia

    1-31 Maret 2011 pkl 13.00 - 20.00 WIB

    Galeri Cipta 3, terbuka untuk umum

    Klinik Kritik Film (terbatas untuk peserta)

    26 Maret 2011 pkl 10.00-17.00 WIB di Taman Ismail Marzuki

    Belajar Bersama

    Tema Bahasan: Kerja Kamera dalam film-film Anak Seribu Pulau (1996)

    26 Maret 2011 pkl 18.30 WIB di Galeri Cipta 3, terbuka untuk umum

    Konser Musik & Bazaar

    30 Maret 2011

    Bazaar 12.00 WIB | Konser Musik 19.00 WIB

    Teater Studio, terbuka untuk umum

    Pentas Teater Koma "Sie Jin Kwie Kena Fitnah"

    Waktu: 4-26 Maret 2011

    Tempat: Graha Bhakti Taman Ismail Marzuki, Jakarta

    Naskah Karya: Tiokengjian dan Lokoanchung

    Saduran dan Sutradara: N. Riantiarno

    Sebuah drama perbauran antara, opera Cina, boneka potehi, golek menak, wayang wong dan wayang tavip.

    Pertengahan abad ke-7, di negeri Cina. Waktu berlalu, Kaisar Dinasti Tang, Lisibin, memerintah negeri yang kian makmur. Sementara itu, Raja Muda Sie Jin Kwie memerintah wilayahnya dengan adil dan bijaksana.

    Sayang seribu sayang, Siejinkwie jatuh dalam perangkap yang dirancang oleh Biejin dan suaminya, Litocong, dibantu oleh pengurus rumah tangga mereka, Thiojin. Sie Jin Kwie difitnah berlaku tidak senonoh. Surat pengaduan dikirim kepada Kaisar. Tanpa pikir panjang, Kaisar langsung naik pitam dan berniat menghukum mati Sie Jin Kwie.

    Banyak pihak yang berusaha menolong Siejinkwie. Liukimhwa, istri Siejinkwie, dan putri mereka, Siekimlian, didukung para sahabat sang Raja Muda, berupaya keras meredakan amarah Kaisar.

    Di tengah kemelut itu, datang tantangan perang dari negeri asing. Negeri Tang di ujung tanduk, sebab panglima perang andalan mereka sedang menanti hukuman mati. Apakah yang akan terjadi selanjutnya?

    Teater Koma melanjutkan kisah pahlawan berbaju putih, Sie Jin Kwie, dengan lakon terbarunya, Sie Jin Kwie Kena Fitnah. Desain kostum memukau kembali berpadu dengan tarian menawan serta nyanyian dan musik khas. Sebuah tontonan penuh hiburan, tapi tetap penuh makna dan perenungan. Digelar bersamaan dengan hari jadi Teater Koma ke-34 (1977-2011).

    Informasi Tiket:

    Suntea 0816 1190953

    Jl. Cempaka Raya No. 15 Bintaro, 021-7350460, 7359540

    Jl. Setiabudi Barat No. 4, 021-70282344, 522 4058, 5251066

    Taman Ismail Marzuki, 021-31934740,31937325

    Email: info@teaterkoma.org

    www.teaterkoma.org

    (Tidak terima pemesanan via SMS, FB, Twitter, YM, BBM ataupun jalur maya lainnya)

    HTM Weekdays (Minggu, Selasa-Kamis)

    Rp.150.000,- Row E, F, G, K, L (tengah)

    Rp.100.000,- Row C, D, M, N, O, P (tengah)

    Rp. 75.000,- Row A, B, C, D, E, F, G, K, L, M, N, O, P (wing)

    Rp. 50.000,- Balkon

    HTM Weekend (Jumat-Sabtu)

    Rp.200.000,- Row E, F, G, K, L (tengah)

    Rp.150.000,- Row C, D, M, N, O, P (tengah)

    Rp. 100.000,- Row A, B, C, D, E, F, G, K, L, M, N, O, P (wing)

    Rp. 75.000,- Balkon

    Pameran Jakarta International Stencil Art "Divergence"

    Waktu: 5 Maret - 5 April 2011 pkl 10.00-20.00 WOB

    Tempat: North Art Space, Pasar Seni Ancol, Jakarta

    Kurator: Frigidanto Agung, Selo Riemulyadi

    Seniman:

    Jakarta (Reflect, Stenzila, Total Teror, UBC)

    Yogyakarta (Arie Diyanto, Farid Stevy, Farhan Siki, Sigit Bapak)

    Bali (I Made Aswino Aji)

    Prancis (Goin, Jinks Kunst)

    Jerman (Pisa 73, Czarnobyl, Leckomio)

    Polandia (M-City)

    Spanyol (Btoy)

    Australia (Vexta)

    USA (Above, Mathew Curran)

    Pameran Tunggal Perupa S. Teddy D

    Waktu: 3 - 27 Maret 2011

    Tempat: Langgeng Gallery, Jakarta Art District Area, Grand Indonesia Shopping Town, East Mall-Lower Ground


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.