Yenny Menilai Pemboman Sebagai Siklus Kekerasan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yenny Wahid. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Yenny Wahid. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Yenny Wahid menuliskan pesan Black Berry yang dikirimkan ke TEMPO dengan nada sedih dan prihatin. Kamis siang kemarin, Wanita kelahiran Jombang, 29 Oktober 1974 ini menuturkan panjang lebar tentang pemberitaan paket bom yang belakangan marak. Menurutnya, “Pemboman yang belakangan marak adalah rangkaian dari sikulus kekerasan yang sudah sering kita saksikan selama ini,” demikian pesan panjangnya.

    Kemudian diapun memaparkan dengan lengkap bahwa peristiwa tersebut menunjukan ada kelompok yang semakin berani melakukan tindak kekerasan karena mereka paham bahwa pemerintah kadang hanya berhenti pada retorika saja. “Pemerintah punya instrumen untuk melakukan investigasi dan peralatan yang cukup canggih. Sekarang yang dibutuhkan adalah keberanian. Saya menegaskan walaupun pemerintah seolah lengah, masyarakat kita tidak boleh kalah,” ungkapnya panjang lebar.

    Menurut pemilik nama lengkap Zanuba Ariffah Chasof Rahman Wahid ini, untuk menghadapi siklus kekerasan seperti aksi teroris, maka kita harus melakukan perlawanan. Cara melawannya dengan menyuarakan secara terus menerus bahwa kita mengutuk aksi-aksi keji apapun alasannya. ”Tetapi kalau ditanya motif ranagkaian pemboman ini, apakah bagian untuk mengalihkan isu yanag sebelumnya ramai merebak tentang Wikileaks, saya tidak berani menjawab.”

    Istri Dhohir Farisi ini menjelaskan bila pemerintah tidak segera bertindak berarti pemerintah sudah kalah melawan teroris. “Ini jelas terorisme karena alat yg dipakai adalah bom yg lumayan canggih. Aksinya pun dibuat untuk menyampaikan pesan khusus. Tdk banyak org yg punya kemampuan utk merakit bom di Indonesia,” ujarnya. HADRIANI P


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H