Ibu Arumi Bachsin Kejar-Kejar Ketua Lembaga Perlindungan Saksi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dok: Pribadi

    Dok: Pribadi

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Ibunda artis Arumi Bachsin, Maria Lilian Pesch menyatroni kantor Komisi Yudisial. Ia bermaksud menemui Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban yang sedang mengadakan pertemuan dengan Komisioner Komisi Yudisial. Maria ingin mencari jawaban soal keberadaan anaknya kepada Lembaga Perlindangan Saksi dan Korban (LPSK).

    "Saya datang kesini dengan niat mempertanyakan, saya dengar pimpinan LPSK ada disini. Saya mohon dibantu dipertemukan,"ujarnya dikantor Komisi Yudisial, Jakarta Pusat, Senin (7/3).

    Sebelum merapat ke kantor Komisi Yudisial, Maria dan rombongan mendatangi kantor LPSK. Namun, staf LPSK menyatakan bahwa pimpinan LPSK sedang berada di Kantor Komisi Yudisial. Tak ingin perjalanannya sia-sia, Maria pun bergegas menyusul pimpinan LPSK ke kantor Komisi Yudisial dikawasan Kramat Raya, Jakarta Pusat.

    Menurut Maria, seminggu sebelumnya, dirinya bersama pengacara juga telah mendatangi Komisi Yudisial untuk mengadukan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang telah memutuskan menyerahkan kasus Arumi Bachsin kepada LPSK dan menempatkan anaknya di rumah aman (safety house). "Apakah benar rumah aman yang dibutuhkan anak saya, selama ini tidak ada track record jelek cara saya mendidik anak. mengapa saya tidak dilibatkan,"ujarnya.

    Pengacara keluarga Arumi, Minola Sebayang, mengatakan hingga saat ini belum ada kabar terkait dengan keberadaan Arumi. Artinya, keluarganya tidak bertemu dengan gadis cantik itu selama 4,5 bulan. "Kami sangat berharap mudah-mudahan melalui KY bisa mendiskusikan dengan Ketua LPSK, bisa diberi kesempatan mempertemukan Arumi dengan orang tuanya. Kalau tidak bisa menyerahkan hari ini minimal dipertemukan, sampai kapan anak orang ditahan," kata dia.

    Anggota Komisi Yudisial Marzuki Suparman menerima kedatangan rombongan tersebut. Menurutnya, rapat antara KY dan LPSK sudah selesai sebelum dirinya menemui rombongan tersebut. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa ikut campur lebih jauh dalam urusan yang melibatkan LPSK. "Ini kewenangan masing-masing lembaga, saya tidak bisa masuki wilayah itu, tidak ada hubungan langsung. Namun nanti secara informal akan saya sampaikan maksud kedatangan teman-teman,"ujarnya.

    MUNAWWAROH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.