Global TV Tunda Adukan Dhani Ke Dewan Pers  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahmad Dhani. [TEMPO/ Nita Dian

    Ahmad Dhani. [TEMPO/ Nita Dian

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Global TV menunda mengadukan Ahmad Dhani ke Dewan Pers terkait dugaan telah melakukan tindak pengeroyokan terhadap dua pekerja infotainmennya, Fokus Selebritis, yang terjadi sekitar pukul 20.30 di depan rumah Mulan Jameela, Jakarta Selatan, Senin (28/2) malam. Kala itu, mereka bermaksud meliput gosip Mulan Jamela telah melahirkan.


    Juru bicara redaksi Global TV, Herik Kurniawan, mengatakan pengaduan ke Dewan Pers akan dilakukan pada Rabu (2/3) besok, pukul 10.00 WIB. Alasannya, hari ini, kata Herik, anggota Dewan Pers tengah berada di luar kota. "Kita sih kapan aja siap," jawab penanggung jawab produksi berita itu dalam balasan pesan singkat kepada Tempo, Selasa, (1/3).

    Semalam, pemimpin redaksi Global TV, Yani Indriani mengancam Dhani akan diadukan ke Dewan Pers pada hari ini, menyusul upaya damai antara mereka di Kepolisian Sektor Kebayoran Lama, Jakarta Selatan berujung buntu. Di Ruang Panit 2- Reskrim, Dhani menolak meminta maaf ke pihak Global. "Kita akan mengadukan ke Dewan Pers. Biarlah Dewan Pers yang menentukan dan memberikan pengarahan,” kata Yani..

    Dugaan pengeroyokan yang dilakukan Ahmad Dhani terhadap Yani (reporter) dan Noviandi Kurniawan (kameramen) terjadi di depan rumah Mulan semalam. Ketika itu, mereka bermaksud mengambil gambar Dhani turun dari mobil, namun di larang.

    Noviandi mengaku, pihaknya mendapat kekerasan. Namun, ia tidak bisa memastikan apakah kekerasan dilakukan oleh Dhani atau anak buah Dhani. Adapun Dhani menolak memberi pernyataan.

    MUSTHOLIH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.