Veena Mutiram, Jazzer Pengidap Lupus yang Tembus Pasar iTunes  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Usai Erucakra Mahameru, musisi Jazz asal Medan yang berhasil menjual karyanya di pasar digital iTunes Apple, kini musisi asal kota kembang Bandung yang berhasil menembuskan tiga karyanya untuk diperdengarkan secara internasional. Tiga buah lagu bertajuk Smile For Me, Feel The Night, dan Shine of Happiness dari album keduanya telah dikontrak lewat MTV untuk kemudian dipasarkan lewat pengunduhan lagu-lagu di iTunes.

    Nama Veena Mutiram boleh jadi masih agak asing di telinga pendengar jazz Tanah Air. Istri gitaris band Sahara ini telah melempar tiga album di pasaran nasional, namun memang jalur indie membuat karyanya belum mendapat kesempatan luas untuk dinikmati lebih detail. 

    Meski begitu, lewat jalur Student MTV, tiga karya Veena mampu memukau produsen iTunes di Inggris. "Saya juga pernah iseng lihat album saya di toko kaset, ternyata satu rak dengan Susan Wong. Bangga rasanya," kata Veena dalam peluncuran album ketiganya bertajuk "Passion Act 2", di Bandung, pekan lalu.

    Namun siapa sangka musisi bersuara berat itu menderita penyakit Lupus. Dengan keterbatasan kemampuan fisiknya, justru Veena semakin tertantang mewujudkan impiannya menjadi penyanyi sukses. "Aktivitas saya terhalang Lupus karena memang tidak boleh terlalu capek dan terlalu lama terkena sinar matahari," katanya. 

    Kategori Lupus yang diderita Veena memang sudah tergolong kronis. Penyakit yang belum ada obatnya ini menyerang fungsi ginjal dan darahnya. Meski begitu, Veena masih mampu menyelesaikan lima lagu di atas panggung Score Ciwalk, Bandung, dengan performa baik.

    Veena pun dipercaya menyanyikan lagu berjudul Aku Ada di Sini dalam album "Charity Lupus". Karya itu diterjemahkan dalam bahasa Inggris dengan judul Because For What I Am karya Dwiki Darmawan dan diterima menjadi lagu tema World Lupus Organization yang dikemas dalam album "Power of Voice". Album go international itu dipasarkan untuk kalangan terbatas, antara lain di Indonesia, Kanada, Shanghai, dan Amerika Serikat.

    AGUSLIA HIDAYAH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.