Adjie Massaid Ingin Jadi Sekjen PSSI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Adjie Massaid. TEMPO/ Yosep Arkian

    Adjie Massaid. TEMPO/ Yosep Arkian

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Pelawak sekaligus legislator Partai Amanat Nasional Eko "Patrio" mengaku sedih dan kaget atas wafatnya Adjie Massaid. "Banyak kenangan indah. Kami kalau ketemu bercanda-bercanda," ujarnya seusai melayat Adjie di rumahnya di Cilandak Barat, Sabtu (5/2).

    Salah satu candaan rutin rekannya di Dewan Perwakilan Rakyat itu, katanya, kerap terlontar saat Eko berangkat dengan pesawat komersil, sedangkan Adjie memakai pesawat pribadinya. "Dia suka bilang, makanya kayak aku dong, ganteng, (dan) bisa pakai pesawat pribadi," ucapnya. Eko mengaku sering bepergian dengan Adjie, terutama di masa kampanye menjelang pemilihan umum. 

    Ia mengatakan banyak obsesi manajer tim nasional sepak bola U-23 itu yang belum tercapai. Salah satunya, menjadi Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia. "Terakhir dia bilang, minta disupport dong, mau jadi Sekjen PSSI," tuturnya.

    Eko mengetahui kabar kematian Adjie dari pesan pendek dan pesan via BlackBerry. Seusai salat Subuh, ia berkisah, ia mengecek telepon selulernya. Tak kurang dari seratus pesan memberitahukan kabar duka itu. Tak percaya, ia akhirnya menelepon keluarga Adjie dan harus menerima kabar sedih tersebut.

    Raden Pandji Chandra Pratomo Samiadji Massaid atau biasa disebut Adjie Massaid meninggal di usia 43 tahun. Ia wafat di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, Sabtu (5/2) dini hari sekitar pukul 00.30.

    BUNGA MANGGIASIH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.