Komisi Perlindungan Anak Anggap Vonis untuk Ariel Terlalu Ringan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nazriel Irham (Ariel) menunggu waktu sidang di sel Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, (20/1).  TEMPO/Prima Mulia

    Nazriel Irham (Ariel) menunggu waktu sidang di sel Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, (20/1). TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO Interaktif, Jakarta!-- @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } --> - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyesalkan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung yang hanya menghukum Nazril Ilham alias Ariel selama 3,5 tahun penjara.

    "Jaksa harus banding, masyarakat kecewa dengan putusan ini," kata Wakil Ketua KPAI, Asrorun Ni'am Sholeh, dalam pesan pendek yang diterima Tempo, Senin (31/1).

    Putusan majelis hakim dalam kasus video mesum dengan terdakwa Ariel lebih rendah dari tuntutan jaksa. Jaksa menuntut Ariel lima tahun dan membayar denda Rp 250 juta.

    Menurut Asrorun, KPAI menemukan fakta bahwa penyebarluasan video porno telah memicu berbagai kasus pemerkosaan. "Terutama dengan korban anak-anak," kata Asrorun.

    DIANING SARI 



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.