Sejumlah Artis Akan Hadir Di Sidang Putusan Ariel

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ariel bersama kelompoknya, Peterpan menghibur segenap penghuni Rutan Kebonwaru, Bandung, Jawa Barat. TEMPO/Prima Mulia

    Ariel bersama kelompoknya, Peterpan menghibur segenap penghuni Rutan Kebonwaru, Bandung, Jawa Barat. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Sejumlah artis diperkirakan akan menghadiri sidang vonis Nazril Irham alias Ariel yang akan digelar Senin (31/1) pekan depan di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat.

    Menurut manajer Peterpan Budi Soeratman, artis-artis yang akan datang nanti, antara lain, artis Republik Cinta Management, Titiek Puspa, dan Camelia Malik. "Yang saya dengar seperti itu," katanya saat ditemui Tempo di Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (26/1) malam.

    Sebelumnya, artis-artis ini juga pernah memberi dukungan terhadap Ariel sejak pertama kali ditahan di Markas Kepolisian RI, Jakarta. Budi mengatakan kedatangan mereka bertujuan memberi sokongan moral kepada Ariel. "Tentunya kalau mereka tidak ada halangan," ujar Budi.

    Menurut Budi, artis-artis Musica yang menaungi Peterpan juga kemungkinan akan hadir. Bersama seluruh personel Peterpan, Budi melanjutkan, mereka berbondong-bondong menghadiri sidang. "Apapun hasil akhirnya, kita akan mensuport ariel," tutur Budi.

    Namun, di sidang penentuan ini, penggemar-penggemar Ariel yang tergabung dalam Sahabat Peterpan kemungkinan besar tidak hadir. Budi mengatakan, manajemen tidak mau mengambil risiko terjadi benturan fisik dengan organisasi-organisasi keagamaan yang biasa mendemo persidangan Ariel. "Padahal, sahabat Peterpan murni mendukung Ariel," katanya.

    Budi mengakui, demontrasi terhadap Ariel yang kerap terjadi saat sidang berlangsung, cukup menjadi momok. Ia mengkhawatirkan sidang putusan nanti berakhir rusuh. "Ormas-ormas itu kadang-kadang melakukan suatu hal di luar batas," ujarnya mengeluh.

    Budi juga menyesalkan soal materi orasi yang dinilai ada kontradiksi. Ia mengaku beberapa kali mendengar kata-kata yang berisi hinaan dan caci-maki yang terlontar dari demonstran. "Demo itu acuannya dari sisi agama. Cuma tingkah laku mereka sendiri tidak mencerminkan agama," ujarnya.

    MUSTHOLIH
     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.