The King's Speech Raih 12 Nominasi Oscar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Oscar

    Oscar

    TEMPO Interaktif, Beverly Hills - Hikayat kerajaan Inggris "The King's Speech" memimpin Academy Awards ke-83 dengan 12 nominasi, termasuk gambar terbaik dan nominasi untuk Colin Firth, Helena Bonham Carter dan Geoffrey Rush.

    Juga dinominasikan untuk gambar terbaik adalah thriller psikoseksual "Black Swan"; drama tinju "The Fighter", film sci-fi "Inception", kisah keluarga lesbian "The Kids Are All Right", kisah bertahan hidup "127 Hours",cerita soal Facebook "The Social Network", film animasi" Toy Story 3 ", "True Grit", dan thriller kejahatan Ozarks "Winter's Bone."

    "True Grit" di posisi kedua dengan 10 nominasi, termasuk nominasi untuk Jeff Bridges dan Hailee Steinfeld.

    Oscar kali ini merupakan persaingan antara dua favorit, "The King's Speech" dan "The Social Network." "The Social Network" memenangkan drama terbaik di Golden Globe dan terpilih sebagai film terbaik oleh kelompok kritikus, sedangkan "The King's Speech" memenangkan Producers Guild of America Award minggu lalu, di mana penerimanya sering diklaim sebagai film terbaik di Oscar.

    Pemenang Globe Firth difavoritkan sebagai aktor terbaik untuk "The King's Speech" dan Christian Bale sebagai aktor pendukung untuk "The Fighter."

    Persaingan aktris terbaik antara Annette Bening untuk "The Kids Are All Right" yang memenangkan Globe untuk aktris dalam film musik dan komedi, dan Natalie Portman untuk "Black Swan" yang menerima Globe untuk aktris drama.

    Persaingan aktris pendukung wanita antara Melissa Leo yang memenangkan Globe untuk "The Fighter," Amy Adams dan pendatang baru berusia 14 tahun yang bermain di "True Grit".

    Pesta Oscar akan digelar pada 27 Februari di Kodak Theater. Aktor James Franco dan Anne Hathaway akan menjadi pembawa acara.


    AP | REUTERS | EZ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.