Golden Globe Disaksikan 17 Juta Pemirsa TV

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Kate Hudson mengenakan pakaian serba putih dalam acara Golden Globe. Pakaian ini bertambah mencolok karena di latar belakang, tampak para wartawan foto juga tampil putih-putih dari jas hujan plastik yang mereka kenakan. AP/Chris Pizzello

    Artis Kate Hudson mengenakan pakaian serba putih dalam acara Golden Globe. Pakaian ini bertambah mencolok karena di latar belakang, tampak para wartawan foto juga tampil putih-putih dari jas hujan plastik yang mereka kenakan. AP/Chris Pizzello

    TEMPO Interaktif, New York - Nielsen Co mengatakan tayangan penghargaan Golden Globes pada Ahad lalu disaksikan hampir 17 juta pemirsa televisi di Amerika Serikat. Tayangan tersebut mengalahkan semua acara di saat yang sama dan sedikit melampaui jumlah pemirsa tayangan acara itu tahun lalu.

    Menurut hitungan Nielsen yang dirilis Senin, acara itu menjadi tayangan paling banyak disaksikan di jam tayang utama setelah Golden Globes tahun lalu dengan usia pemirsanya 18 sampai 49 tahun.

    Acara yang disiarkan NBC tersebut ditayangkan NBC dari pukul 20.00 sampai 23.00 waktu setempat. Acara itu ditayangkan secara langsung di setiap zona waktu untuk dua tahun secara beruntun.

    Pelawak sekaligus artis asal Inggris, Ricky Gervais, kembali membawakan acara itu. Ia menyingkirkan beberapa calon pembawa acara yang disponsori Hollywood Foreign Press Association.

    Film tentang Facebook, The Social Network menjadi film drama terbaik di ajang Golden Globe 2011. Selain menjadi film terbaik, sutradara The Social Network, David Fincher diganjar sutradara terbaik, Aaron Sorkin menjadi penulis skenario terbaik. 

    Ajang penghargaan Golden Globes, salah satu penghargaan paling prestisius setelah Academy Awards. 

    AP| KODRAT


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.