Empat Pemenang Unggulan Sayembara Menulis Novel DKJ 2010

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Dewan juri Sayembara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta 2010 telah mengumumkan empat pemenang unggulannya. Keempat judul novel tersebut adalah Persiden, Lampuki, Jatisaba dan Memoar ALang-Alang yang masing-masing ditulis oleh Wisran Hadi, Henry Tedja, Ramaida Akmal dan Arafat Nur.

    "Tak ada pemenang utama karena ada beberapa kelebihan dan kekurangan pada masing-masing novel yang tak memungkinkan kami menetapkan salah satunya menjadi pemenang utama," ujar salah satu dewan juri, A.S. Laksana, Jum'at (14/1) lalu.

    Proses penjurian berlangsung 3 bulan dengan 254 naskah yang masuk. Dewan juri mengadakan 3 kali rapat. Perdebatan cukup alot terjadi saat rapat terakhir. Tiap-tiap juri yaitu, Sapardi Djoko Damono, Anton Kurnia dan A.S. Laksana memberi argumen untuk mempertahankan pilihannya masing-masing. Kemudian diputuskan empat unggulan tersebut. Meskipun begitu, ada catatan singkat tentang keempat novel unggulan tersebut.

    Secara umum semua naskah yang masuk memiliki keberagaman tema. Namun sebagian besar naskah menunjukkan kepada kita miskinnya strategi literer yang digunakan untuk membangun cerita. Bahkan, menurut dewan juri, ada kecenderungan luas untuk menjadikan sebuah karya sebagai kendaraan pengangkut dakwah. Sehingga terasa bahwa para penulis hanya menunggangi cerita dab setiap karakter di dalamnya untuk kepentingan sendiri, yakni menyampaikan petuah dan ajaran.

    Sebelumnya acara malam anugerah ini dimeriahkan oleh pertunjukan musik progresif rock Twin Deon dan pembacaan penggalan novel unggulan oleh Arswendy Nasution dan Rukmi Wisnu Wardani.

    Ismi Wahid


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.