Banyu Biru: Menghambat Peradaban

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Banyu Biru.  Tempo/Eko Siswono Toyudho

    Banyu Biru. Tempo/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Banyu Biru bersuara keras mengomentari pemberitaan seputar ancaman Menteri Komunikasi dan Informatika yang akan memblokir fasilitas browsing BlackBerry karena membuka kemungkinan akses situs porno. Saat ditemui dalam sebuah acara beberapa waktu yang lalu, putra sulung aktor Eros Djarot ini mengatakan, "Itu sebuah paranoid, ketakutan yang berlebihan, dan menghambat peradaban serta kemajuan teknologi di Tanah Air."

    Mantan kekasih Rianti Cartwright ini menilai ancaman kebijakan yang tidak populer terhadap RIM (Research in Motion/distributor BlackBerry di Indonesia) itu sebagai ancaman perkembangan pengetahuan dan teknologi. Banyu, yang pernah bermain dalam film Langitku Rumahku, mengatakan sikap Menteri itu sangat merugikan dan bisa menutup Indonesia dari "global village", yang menurutnya adalah dasar dari globalisasi yang sehat dan terbuka. 

    "BlackBerry sebagai edgy technology selama ini menjadi participator active positif untuk pertukaran informasi. Saya yakin masyarakat kita semakin cerdas menggunakannya sebab bangsa kita sangat beradab," ujarnya. 

    Banyu menyatakan setuju memerangi pornografi. Namun, menurut dia, bukan dengan cara seperti ini. "Jangan membiarkan Indonesia kembali ke zaman kegelapan. Saat ini, teknologi arus informasi sangat digandrungi masyarakat. Dan mereka mampu bersikap bijak dan cerdas," ujarnya.
     
    HADRIANI P


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.