Perjalanan Kelam Perkawinan Aa Gym-Teh Ninih

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aa Gym

    Aa Gym

    TEMPO Interaktif, Jakarta -Kabar mengejutkan datang dari Pimpinan Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid KH Abdullah Gymnastiar atau yang biasa disapa Aa Gym. Dai yang dulu sempat kondang lalu "tenggelam" gara-gara melakukan poligami ini dikabarkan telah menalak 2 istri pertamanya Ninih Muthmainnah atau yang biasa disapa Teh Ninih. Talak itu telah dijatuhkan sejak tiga bulan lalu.

    Kabar perceraian Aa Gym dengan Teh Ninih ini sudah diberitakan Galamedia, media lokal di Bandung, Jumat (31/12/2010). Sebenarnya kabar perceraian Aa Gym dengan teh Ninih ini pernah mencuat pada 2009. Saat itu Aa Gym menalak satu Teh Ninih. Namun setelah talak satu dijatuhkan keduanya rujuk lagi.

    Aa Gym dan Teh Ninih kawin pada tahun 1987 di Pesantren Kalangsari, Cijulang. Teh Ninih anak seorang kiai dari Cijulang, Tasikmalaya, Jawa Barat. Dari perkawinannya pasangan ini membuahkan tujuh orang anak. Dalam perjalannya keluarga ini tampak hidup rukun. Bahkan dalam beberapa kesempatan tampil dihadapan khalayak dia dan Teh Ninih beserta anak-anaknya tampak mesra. Kehidupan keluarganya juga sempat menjadi panutan bagi banyak orang. Keluarga ini dianggap keluarga sakinah.

    Namun tiba-tiba kabar kurang sedap mencuat. Pria yang ceramahnya selalu digandrungi ibu-ibu karena kesejukannya itu memutuskan berpoligami. Pada November 2006, Aa Gym memutuskan untuk menikahi janda beranak tiga bernama Alfarini Eridani atau akrab disapa Teh Rini.

    "Ini keputusan yang paling berat dalam hidup saya. Saya dipaksa ikhlas. Allah tak
    mau hamba-Nya lebih mencintai selain-Nya. Jadi saya anggap ini ujian berat. Mudah-mudahan Allah akan meridhoi saya," kata Teh Ninih menanggapi keputusan Aa Gym yang memutuskan berpoligami kala itu.

    Dari hasil perkawinannya dengan Teh Rini, pada 29 Oktober 2008, lahirlah seorang putra.

    Evan | Erwin | FWH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.