Jaksa: Ariel Bilang Pria di Video Mirip Dia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Sidang pemeriksaan terdakwa kasus video porno Nazril Irham alias Ariel Kamis (30/12) sore berlangsung sekitar 90 menit. "Dari pemeriksaan keterangan terdakwa tadi, Ariel menyatakan bahwa yang di video itu mirip Ariel. Yang perempuan mirip Luna Maya, Cut Tari," kata jaksa penuntut umum Rusmanto usai sidang pemeriksaan Ariel di Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (30/12).

    Rusmantao mengatakan sebelum memeriksa Ariel, majelis hakim juga mendengar keterangan saksi dari pihak jaksa dan saksi ahli dari pihak terdakwa. Namun kelima saksi dan saksi ahli dari pihak penuntut hari ini kembali tak hadir.
     
    Kelima saksi yang mangkir itu yakni Rico Tirta alias Yusuf Subrata (suami artis Cut Tari), Chaerul Huda, Didin Hafidudin, Bambang Supriyadi, dan M Nur Azhar. "Akhirnya kami bacakan keterangan di bawah sumpah kepada penyidik dari kelima saksi tersebut," ujar Rusmanto. 

    Adapun tiga saksi ahli dari pihak terdakwa adalah Djisman Samosir (hukum pidana), Tamrin Amal Tomagola (sosiologi kebudayaan), dan Zoya Amirin (psikologi seksual).Rusmanto juga menyebutkan sidang dilanjutkan Kamis pekan depan, 6 Januari 2011. "Agendanya tuntutan jaksa," tandas dia.

    Sementara itu seusai sidang, Ariel sempat mengutarakan pendapatnya tentang sidang pemeriksaan dirinya tersebut. "Tadi keterangan saksi ahli panjang-panjang. Sidangnya masih akan berjalan. Mudah-mudahan nanti berakhir baik," katanya saat digiring ke mobil tahanan untuk kembali ke ruang tahanan.

    Ariel juga mengakui saat sidang dirinya sempat diminta menyaksikan sebentar tayangan dua video di laptop jaksa. Juga dikonfirmasi soal barang bukti. "Ya tadi seperti yang lain saya sempat diminta melihat videonya. Tadi juga sempat diminta lihat barang bukti," ujarnya.   

    Erick P. Hardi


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.