Musisi Jazz Billy Taylor Meninggal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Billy Taylor (kiri), bersama Winard Harper (tengah) dan Chip Jackson. REUTERS/Courtesy Jimmy Katz

    Billy Taylor (kiri), bersama Winard Harper (tengah) dan Chip Jackson. REUTERS/Courtesy Jimmy Katz

    TEMPO Interaktif, New York - Billy Taylor, musisi dan komposer jazz terkemuka dan juga dikenal sebagai penyiar TV, meninggal Selasa (28/12) di New York akibat gagal jantung, di usianya yang ke 89.

    The Kennedy Center, pusat seni pertunjukan di Washington, di mana Taylor menjadi direktur artistik jazz sejak tahun 1994, menyebutnya sebagai "seorang negarawan besar dan duta besar untuk jazz di seluruh dunia."

    "Kami berterima kasih atas persahabatan dan pengabdian Dr Taylor dan pengaruhnya pada jazz," kata Darrell Ayers, vice presiden pendidikan dan jazz di Kennedy Center, dalam sebuah pernyataan.

    Mewakili keluarga, putri Taylor, Kim Taylor-Thompson mengatakan penyebab kematian ayahnya adalah gagal jantung.

    Taylor lahir di Greenville, North Carolina pada tahun 1921 dan pindah ke New York di mana ia bermain bersama Ben Webster, dan musisi jazz hebat lainnya seperti Miles Davis, Charlie Parker, Billie Holiday, dan Ella Fitzgerald.

    Dia mulai bermain profesional pada tahun 1944, dan membentuk trio sendiri, serta menghasilkan lebih dari 300 lagu yang didukung oleh legenda masa depan, seperti Charles Mingus.

    Lagu-Nya "I Wish I Knew How It Would Feel to Be Free" menjadi lagu "wajib" atau lagu "kebangsaan" bagi gerakan hak-hak sipil. Tapi Taylor kurang terkenal sebagai pemain dari salah satu pendukung musik jazz paling vokal.

    Di TV dan radio, Taylor mengembangkan program jazz, yang disiarkan di seluruh Amerika Serikat. Ia juga mengajarkan jazz kepada orang-orang melalui berbagai cara, termasuk di Universitas Yale dan Universitas Massachusetts-Amherst, di mana ia mendapat gelar PhD dan mengajar sebagai profesor.

    Sepanjang karirnya, Taylor pernah dianugerahi National Medal of Arts pada tahun 1992, diangkat menjadi National Endowment for Jazz, serta menerima lebih dari 20 gelar kehormatan.

    Taylor, yang tinggal di Riverdale, New York, meninggalkan seorang istri, Theodora, dan putrinya. Putranya, Duane, meninggal pada tahun 1988

    REUTERS | HAYATI MAULANA NUR


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.