Tron: Legacy Melejit ke Puncak Film Terlaris  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tron: Legacy

    Tron: Legacy

    TEMPO Interaktif, Los Angeles - Sekuel film fiksi ilmiah karya Jeff Bridges, "Tron: Legacy", meloncat ke grid film terlaris dengan penghasilan US$ 43,6 juta (sekitar Rp 400 miliar) pada pekan pembukaan lalu. Demikian menurut perkiraan studionya pada Ahad (19/12).

    Studio Disney menghidupkan kembali cerita "Tron", yang dibuat Bridges pada 1982, yang mengisahkan manusia yang terseret ke sebuah realitas virtual yang disebut Grid. Film baru ini dibintangi Garrett Hedlund dan Olivia Wilde.

    Meski tergolong jadul untuk standar masa kini, efek-efek komputer grafis di film asli "Tron" adalah paling canggih pada masanya. Namun, kelarisan film itu pada masa sekarang sebenarnya agak aneh, termasuk bagi para pejabat studio. "Kayaknya ada sekelompok orang yang amat sangat setia yang mencintai film ini dan mereka telah mengelembungkan penghasilan akhir pekan pembukaan ini," kata Chuck Viane, kepala distribusi Disney.

    Para pendatang baru lain yang tayang perdana pekan lalu mendapat berbagai tanggapan dari penonton, dari yang moderat hingga yang buruk. Akhir pekan lalu adalah masa tak menggembirakan bagi film keluarga Dan Aykroyd, "Yogi Bear", yang berada di posisi lemah kedua dengan penghasilan US$ 16,7 juta. Warner Bros menampilkan suara Aykroyd dan Justin Timberlake dalam film yang diadaptasi dari film kartun TV tentang beruang pencuri keranjang piknik yang diciptakan Hanna-Barbera Productions pada 1958. Di masa liburan sekolah ini, Warner Bros berharap "Yogi Bear" akan terdongkrak ke atas hingga Natal dan Tahun Baru nanti.

    Film terlaris pada pekan sebelumnya, "The Chronicles of Narnia: The Voyage of the Dawn Treader", tergusur ke posisi ketiga dengan US$ 12,4 juta, menaikkan total pendapatannya menjadi US$ 42,7 juta.

    iwank | AP


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.