Pesulap Indonesia Tantang Duel Pesulap Amerika

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta -


    Menyambut pergantian tahun, para pesulap Tanah Air akan menantang para pesulap internasional asal Amerika. Berada di atas panggung yang sama, Deddy Corbuzier, Romy Rafael, Joe Sandy, Limbad, dan Rizuki akan beraksi bersama Throwdini “The Knife Thrower” seorang pelempar pisau tercepat di Amerika, yang telah dikukuhkan oleh Guiness World Records.


    Mereka akan beraksi dalam panggung Mahakarya Magician RCTI 2010, yang berhelat di Hall D2 Jiexpo Kemayoran Jakarta, 14 Desember 2010. Selain Throwdini, Mahakarya juga menghadirkan LiliaStepanova , si gadis plastik, Brian Brushwood, seorang fakir saingan Limbad, dan master ilusionis asal Swiss, Peter Marvey.


    “Ini merupakan salah satu tayangan andalan kami untuk menyambut pergantian tahun. Seperti biasa, stasiun televise lainnya pun akan berlomba membuat hiburan, begitu juga RCTI,” jelas Direktur Program dan Produksi RCTI, Rudy Ramawy, dalam jumpa wartawan di Jakarta.


    Selain itu, dua tayangan spesial lainnya menjadi pilihan yang menarik. Sebuah konser besar bertajuk “Gemerlap Nada Cinta” akan memeriahkan panggung Tenis Indoor Senayan, pada 21 Desember 2010, dengan penampilan band-band papan atas. Seperti, Ungu, Nidji, Kotak, J-Rock, Gisha, D’bagindas, dan Alexa.


    Rangkaian program akhir tahun tersebut pun akan berakhir dengan penampilan publicity stunt yang mendebarkan dari Limbad. Acara yang akan tayang pada tanggal 31 desember 2010 ini akan menampilkan aksi Limbad yang menarik sebuah truk dari tiga lokasi berbeda dengan menggunakan tiga kekuatan yang ada pada dirinya. Limbad akan menggunakan gigi untuk titik pertama, kemudian dengan rambut di titik kedua, dan terakhir dengan menggunakan kedua telinganya.


    Aguslia Hidayah

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.