Robert De Niro dan Sting Minta Hukum Rajam di Iran Dibatalkan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Robert De Niro. AP/20th Century Fox, Rico Torres

    Robert De Niro. AP/20th Century Fox, Rico Torres

    TEMPO Interaktif, London - Hukuman rajam terhadap seorang perempuan yang dituduh berzina di Iran mendapatkan perhatian kuat dari sejumlah selebritas dunia.

    Sejumlah artis dan politisi, termasuk Robert Redford, Robert De Niro, dan Sting belum lama ini melansir surat yang dimuat di harian The Times of London, edisi Senin (12/12), di halaman depan.

    Surat tersebut berisi permintaan agar pemerintah Iran membebaskan seorang perempuan yang dihukum mati dengan cara dirajam atas tuduhan berzina.

    Lebih kurang 80 aktor, aktris, musisi, akademisi, dan politisi mengatakan dalam surat tersebut bahwa "Sakineh Mohammadi Ashtiani telah cukup mendertia." Surat itu juga diteken oleh aktor Collin Firth, seniman Damien Hirst, dan pemenang Nobel bidang sastera Wole Soyinka.

    Selain para seniman, politisi yang tergabung dalam protes tersebut adalah pemimpin oposisi Inggris Ed Miliband dan bekas menteri luar negeri Prancis Benard Kouchner. Mereka mengatakan, Asthiani telah siap menjalani hukuman penjara selama lima tahun dan menerima 99 cambukan. Mereka meminta pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khameniei dan Presiden Mahmoud Ahmadinejad membebaskan dia, putra, dan penasihat hukumnya yang mendekam di penjara.

    Ashtiani, 43 tahun, dituduh terlibat dalam pembunuhan dua orang pria termasuk terhadap suaminya. Selain meringkuk dalam penjara, dia juga dihukum dengan 99 cambukan. Belakangan, perempuan ini dituduh berzina sehingga dihukum rajam hingga tewas.

    Setelah mendapatkan protes dari sejumlah politisi Barat dan kelompok pemerhati hak asasi manusia, Iran menunda hukuman rajam terhadap Ashtiani yang sedianya diberlakukan Juli lalu. Hukuman itu kini ditinjau kembali oleh Mahkamah Agung negara.

    ARAB NEWS | CHOIRUL


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.