Anak Desa Sabet Piala Citra  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Film Pigura karya Darti dan Yasin menerima penghargaan khusus film pendek pada FFI 2010 di Jakarta (6/12). TEMPO/Aris Andrianto

    Film Pigura karya Darti dan Yasin menerima penghargaan khusus film pendek pada FFI 2010 di Jakarta (6/12). TEMPO/Aris Andrianto

    TEMPO Interaktif, Purbalingga  - Sebuah film pendek karya Darti dan Yasin berjudul Pigura, berhasil menyabet piala citra dalam gelaran Festival Film Indonesia 2010. Mereka mendapatkan penghargaan khusus kategori film pendek di ajang tertinggi perfilman Indonesia itu.

    “Saya tak menyangka film yang dibuat anak-anak SMP 4 Karangmoncol Purbalingga bisa menang di FFI,” terang Aris Prasetyo, Guru Sinematografi SMPN 4 Karangmoncol, saat dihubungi Tempo, Selasa (7/12).

    Aris mengatakan, menurut Ketua Dewan Juri Film Pendek Agni Ariatama, film Pigura berhasil menyabet penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat, motivasi, dan inisiatif kelompok berbasis komunitas dalam pengembangan kesadaran terhadap bahasa audio-visual ditingkat akar rumput. “Dengan segala keterbatasannya, mereka mampu menghadirkan karya yang baik,” kata Agni.

    Koordinator Komunitas Pecinta Film Purbalingga, Bowo Leksono, yang pertama kali mengenalkan film pendek di Purbalingga mengaku cukup bangga karya ‘anak desa’ sudah bisa diapresiasi di tingkat nasional. “Jangan hanya berhenti di sini dan jangan cepat puas. Anak-anak harus bikin film yang lebih bagus lagi dengan cita rasa lokal,” katanya.

    Ia mengaku cukup senang, apa yang dirintisnya sudah masuk ke kurikulum sekolah-sekolah. Tahun ini, kata dia, akan digelar kembali festival film pendek Purbalingga yang ke lima untuk menjaring karya-karya baru buatan anak-anak sekolah. “Konsepnya layar tanjleb, karya mereka akan diputar di desa-desa,” katanya.

    Sedangkan sutradara peraih piala citra tersebut, Darti dan Yasin, mengaku sangat bangga karyanya bisa menang di tingkat nasional. “Senang, bisa ketemu langsung para pemain film. Membayangkan kelak bisa menyutradarai mereka,” ujar Darti.

    Sedangkan Yasin mengaku senang bisa berfoto bersama aktor dan aktris untuk ditunjukkan pada teman-teman dan orang-orang di desanya. “Kapan lagi bisa foto bersama artis,” katanya lugu. Keduanya kini masih duduk di bangku kelas IX dan VII SMP 4 Karangmoncol, Purbalingga.

    ARIS ANDRIANTO
     


  • FFI
  •  

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.